Bingung Tentukan Komposisi Pemain

  • Bagikan
madura
dok. Haruna Soemitro

PortalMadura.Com, Pamekasan – Manajemen harus memutar otak untuk menentukan komposisi pemain yang akan menjadi skuat utuh pada kompetisi 2017.

Pasalnya, PSSI mengeluarkan regulasi baru yang mewajibkan setiap klub wajib memiliki lima pemain kelahiran 1995. Padahal sebelumnya yang dimaksud dengan pemain U-23 itu adalah pemain kelahiran 1994.

Manajemen Laskar Sape Kerrab (julukan ) telah merekrut sejumlah pemain kelahiran 1994. Seperti Eriyanto, Dwi Rizky, Fredi Jefferson Iris dan sejumlah pemain muda lain. Tentu pemain tersebut tidak masuk kategori yang dimaksud PSSI.

“Ada beberapa pemain yang harus dievaluasi terkait dengan batasan usia ini. Membentuk tim bukan perkara gampang dan dalam waktu cepat, ini yang menyebabkan kami sedikit bingung,” kata manajer , Haruna Soemitro, Selasa (31/1/2017).

Mantan Pengda PSSI Provinsi Jawa Timur ini menambahkan, pihaknya harus menata ulang dari skuat yang ada saat ini untuk menjadi skuat utuh Liga 1 tahun 2017. Apalagi, keberadaan jumlah pemain masih terlalu gemuk, yakni berjumlah 35 orang.

Berdasarkan regulasi liga, setiap klub maksimal memiliki 30 pemain dan minimal 26 pemain. Oleh sebab itu, pihaknya terpaksa harus merampingkan komposisi pemain agar tidak gemuk.

“Awalnya, proyeksi pemain muda U-23 adalah Angga Saputra, Tanjung Sugiarto, Eriyanto, Rifat Marasambessi, Fredi Jefferson Isir, Dwi Rizki, Ridwan Awaluddin dan 5 pemain putra daerah,” jelas.

Atas masalah tersebut, pihaknya harus bergerak cepat mencari pemain muda lain sesuai dengan ketetapan PSSI, tentunya pemain yang memiliki pengalaman cukup dengan kualitas memadai.

Juru taktik FC, Mario Gomes De Oliviera pun menyatakan akan membahas perampingan pemain ini dengan tim pelatih siapa saja yang layak berbaju Laskar Sape Kerrab. (Marzukiy/Putri)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.