oleh

Mahasiswa dan Pemuda Pertanyakan Kunjungan Dewan ke SKK Migas

PortalMadura.Com, Sampang – Langkah Komisi II DPRD Sampang, Madura, Jawa Timur yang melakukan kunjungan ke kantor PT Sampang Mandiri Perkasa (SMP) dan Satuan Kerja Khusus Pelaksana kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) di Jakarta mendapat sorotan tajam dari Mahasiswa.

Ikatan Mahasiswa dan Siswa Sampang (IKMASS) menilai langkah yang di lakukan Komisi II tidak terkonsep dengan baik. Bahkan, tidak fokus kepada kompetensinya dan tidak akan menghasilkan sesuatu yang berarti.

“Secara legalitas, PT SMP itu di pertanyakan sebagai BUMD, terbukti mantan bupati di jadikan tersangka setelah menjadikannya sebagai BUMD,” terang Wafie Anas, Ketua IKMASS, Selasa (2/12/2014).

Seharusnya, DPRD mendorong Pemkab agar PT SMP dibubarkan. Asetnya di amankan, baru bicara tindak lanjut. Dalam hal ini justru terbalik, kunjungan yang di pimpin H Nasir Ketua Komisi II, pekan lalu malah untuk mengetahui kondisi management PT SMP dan membicarakan kelanjutan pasokan Gas dengan SKK Migas.

Masalah pasokan gas yang di hentikan, relevansinya tidak terkait dengan SKK Migas. Sebab pihak pensuplay gas sudah tidak percaya lagi dengan PT SMP.

“Jadi, Pemkab harus didorong menormalisasi situasi  BUMD yang ada dan segera membubarkan PT SMP,” tandasnya.(det/htn)

Komentar