Malaysia Tetapkan Total Lockdown Selama 14 Hari Mulai Juni

Avatar of PortalMadura.com
Malaysia-Tetapkan-Total-Lockdown-Selama-14-Hari-Mulai-Juni
Sejumlah warga mengantre makanan di restoran yang hanya melayani pesanan take-way di Kuala Lumpur, Malaysia pada 7 Mei 2021. Menyusul peningkatan kasus infeksi Covid-19 baru-baru ini, Dewan Keamanan Nasional Malaysia kembali menerapkan Movement Control Order 3.0 skala kecil untuk mencegah penyebaran virus korona (Covid-19) dengan membiarkan sektor ekonomi berjalan normal sesuai dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. ( Syaiful Redzuan - Anadolu Agency )

PortalMadura.Com – Malaysia memberlakukan total fase pertama di seluruh negara yang berlaku selama 1 Juni-14 Juni 2021.

Keputusan tersebut diambil setelah Malaysia mencatatkan penambahan kasus harian yang melebihi 8.000 kasus, jumlah kematian yang semakin meningkat, serta varian baru Covid-19 yang lebih ganas.

“Sepanjang tempo ini, semua sektor tidak dibenarkan untuk beroperasi, kecuali sektor ekonomi dan jasa yang penting, yang akan didaftarkan oleh Dewan Keamanan Nasional,” ungkap Perdana Menteri Malaysia, Muhyiddin Yassin, dalam keterangan tertulis, Jumat (29/5/2021).

Apabila fase pertama tersebut berhasil mengurangi kasus harian Covid-19, Malaysia akan menerapkan lockdown fase kedua.

Muhyiddin mengungkapkan, dengan fase kedua tersebut, memungkinkan dibukanya kembali beberapa sektor ekonomi yang tidak melibatkan kerumunan.

Nantinya, setelah fase kedua, langkah selanjutnya adalah fase ketiga, misalnya dengan pelarangan kegiatan sosial, pembukaan hampir semua sektor ekonomi dengan protokol kesehatan ketat, serta pembatasan kehadiran di tempat kerja.

Namun, keputusan peralihan antar-fase tersebut berdasarkan penilaian Kementerian Kesehatan Malaysia.

Perdana Menteri mengimbau seluruh rakyat Malaysia mematuhi protokol yang ditetapkan serta berada di rumah untuk mencegah penularan Covid-19.

Malaysia mencatatkan penambahan kasus harian Covid-19 tertinggi sebanyak 8.290 orang pada Jumat hari ini.

Dengan penambahan tersebut, total kasus Covid-19 di negara tersebut menjadi 549.514 orang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.