oleh

Marak Isu Penculikan Anak, Disdik Pamekasan Minta Sekolah Lebih Waspada

PortalMadura.Com, Pamekasan – Sejak beberapa hari terakhir ini masyarakat Pamekasan, Madura, Jawa Timur dikhawatirkan dengan adanya isu penculikan anak-anak TK dan Sekolah Dasar (SD). Sehingga para orang tua mengaku was-was kalau anaknya tidak diantar-jemput setiap harinya.

Bahkan kemarin, dikabarkan ada 2 Siswi SDN 2 Tambung Kecamatan Pademawu yang hampir menjadi korban penculikan usai pulang sekolah. Beruntung ada warga yang kenal kedua siswi itu dan akhirnya pelaku yang menggunakan mobil Avanza warna putih segera melarikan diri.

Menanggapi hal itu, Kabid SD Disdik Pamekasan, Prama Jaya mengatakan, pihaknya sudah mendengar maraknya isu penculikan anak itu, utamanya terhadap anak Taman Kanak-kanak dan anak SD.

“Makanya kami telah mengeluarkan bentuk himbauan dan kewaspadaan terhadap pihak sekolah dan cabang Dinas Pendidikan, agar terus waspada,” katanya, Minggu (28/9/2014).

Menurut Prama, langkah antisipasi sebagai wujud kewaspadaan bersama, cara-cara yang bisa dilakukan sekolah misalnya, memastikan anak-anak berada di lingkungan sekolah pada saat jam sekolah berlangsung (intens melakukan cek melalui masing-masing guru kelas).

Kemudian meningkatkan kewaspadaan terhad gerak-gerik siapapun orang yang tidak dikenal yang berada di lingkungan sekitar sekolah saat jam sekolah berlangsung.

“Saat jam sekolah berakhir, pastikan anak-anak sudah pulang semua, baru kepala dan guru pulang kemudian,” jelasnya.

Disamping itu, lanjut Prama, lakukan koordinasi dengan pihak berwenang di sekitar sekolah, termasuk dengan orang tua siswa untuk mempersempit ruang gerak orang yg memiliki itikad kurang baik. Dan secepatnya melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian terdekat jika ada kasus penculikan.

“Serta langkah-langkah antisipasi lainnya sesuai situasi dan kondisi sekolah masing-masiang, dan yang terpenting semua harus waspada,” tegasnya. (reiza/htn)


Tirto.ID
Loading...

Komentar