oleh

Maritim Tradision Center (MTC) Dan Oceanografi Akan Dikembangkan Di Sepanjang

PERANCIS (PortalMadura) – Tidak sia-sia menghabiskan waktu dan mengorbankan tenaga serta menguras  fikiran bagi seorang bupati. Di hari kedua kunjungannya di Perancis, Bupati Sumenep A Busyro Karim mengatakan, bahwa pemerintah kabupaten, akan menjadi bagian dari kerjasama dalam pengembangan  Maritim Tradition Center (MTC) yang telah dilakukan kerjasama antara Pemerintah Perancis dan Provinsi Jawa Timur.

Rencananya, program tersebut akan ditempatkan di Kepulauan Sepanjang, Kecamatan Sapeken. Apa itu MTC dan Oceanografi?

Menurut orang nomor satu di Sumenep ini, program tersebut merupakan gabungan antara memanfaatkan teknologi dan pola pengembangan pemberdayaan masyarakat pesisir, kawasan konservasi laut dan potensi perikanan dengan menggunakan basis data.

Kerjasama tersebut, kata dia, sebenarnya telah didahului oleh MOU antara Pemerintah Perancis dengan Provinsi Jawa Timur sebagai payung hukum atau Legal Standing, sehingga Pemerintah Kabupaten Sumenep selaku tempat pelaksana Pilot Proyek akan mengusulkan paket program apa saja yang dapat dilaksanakan di daerah khususnya di kepulauan Sepanjang Kecamatan Sapeken. Targetnya, benar-benar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah kepulauan.

Dalam diskusinya, bupati mengharapkan adanya Starting poin dan Ending point dalam pelaksanaan pengembangan program tersebut dilapangan, sehingga programnya bisa terukur dan dapat dilakukan evaluasi.

“Evaluasi program kegiatan sangat penting untuk bisa melihat dampak atau hasil serta pengaruh dan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah kepulauan,” ujarnya.

Bupati Sumenep yang pernah menjabat sebagai ketua DPRD selama 2 periode ini, juga akan menyusun kerangka kerja dan kesepakatan terhadap apa yang harus dilakukan oleh Pemerintah Perancis, Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam pelaksanaan program Maritim Tradision Center ini. Lalu, apa yang akan dipersiapkan oleh Pemerintah Perancis? jangan pernah meninggalkan www.portalmadura.com (tim redaksi)

-
-

Komentar