oleh

Mas Tamam Ajak Semua Pihak Bahu Membahu Bangun Pamekasan

PortalMadura.Com, Pamekasan – Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam, mengajak semua pihak untuk bergandengan tangan membangun daerah yang dipimpinnya mampu berdaya saing dengan kabupaten atau kota maju di Indonesia.

Bupati dengan sederet prestasi itu menyampaikan, pihaknya terus menggalakkan lima program prioritas untuk membawa Pamekasan berkemajuan. Untuk menyukseskan lima program tersebut butuh kerja semua pihak, tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten yang menjadi pelaksana program.

Lima program prioritas tersebut meliputi, ekonomi, kesehatan, pendidikan, infrastruktur dan reformasi birokrasi. Kelima program tersebut harus berjalan beriringan karena merupakan satu kesatuan yang tak terpisahkan.

“Saya diberi amanah oleh rakyat untuk menjadi bupati selama lima tahun. Jabatan ini bukan menjadi tujuan utama, melainkan alat pengabdian untuk membangun Pamekasan,” ujar bupati yang akrab disapa Mas Tamam tersebut, Jumat (26/3/2021).

Tokoh muda Nahdlatul Ulama ini menambahkan, pihaknya saat ini sedang berikhtiar menjadikan Kabupaten Pamekasan berkemajuan dengan kerja produktif dan kreatif. Dari beberapa program yang telah dilakukan itu telah banyak mendapat penghargaan mulai tingkat regional hingga nasional.

“Makanya perlu kerja sama kita semua untuk terus mendorong Kabupaten Pamekasan yang berkemajuan. Kalau kata orang Madura jung rojung lombhung,” tambah politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut.

Bupati muda dan energik itu melanjutkan, pihaknya juga menerapkan role model baru di tubuh pemerintah kabupaten dan Aparatur Sipil Negara (ASN) secara umum. Bahkan, dalam 100 hari kerja pertama memimpin, pihaknya telah mampu membuat mall pelayanan publik yang targetnya memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, terobosan itu juga mendapat rekor MURI.

“Kita membutuhkan kerja sama yang solutif, tidak saling sikut, tetapi selalu membuat solusi dalam setiap persoalan. Karena Pamekasan ini rumah kita bersama,” tandasnya

Mantan anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dua priode itu mengungkapkan, apabila semua stake holder dan masyarakat secara umum merasa memiliki terhadap Pamekasan, maka segala urusan dan kontribusinya tidak akan diukur dengan materi, sebab niatnya adalah membangun rumah sendiri.

“Kalau sudah merasa menjaga dan merawat rumah sendiri, memperbaiki genting yang bocor itu tidak akan meminta imbalan. Wong namanya rumah sendiri. Memiliki rasa tanggung jawab bersama itu penting kita tanamkan dalam diri kita,” tutup bupati murah senyum tersebut.

Penulis : Marzukiy
Editor : Desy Wulandari

Komentar