oleh

Masa Pandemi, KBM SMA Sampang Melalui Daring dan Luring

PortalMadura.Com, Sampang – Kegitan Belajar Mengajar (KBM) siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di lingkungan pendidikan Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur menerapkan sistem Dalam Jaringan (Daring) dan Luar Jaringan (Luring).

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Sampang, Asyari menyampaikan, proses belajar siswa terbatas melalui Daring dan Luring telah terjadwal setiap hari aktif sekolah.

“Semua kegiatan pembelajaran siswa, baik secara Daring maupun Luring tetap berjalan sesuai jadwal yang ditentukan,” jelasnya, Senin (23/11/2020).

KBM melalui Daring dan Luring (tatap muka terbatas), menurut Asyari merupakan uji coba proses pembelajaran siswa pada masa pandemi virus corona (Covid-19).

Pada aktivitas pembelajaran tatap muka siswa terbatas atau Luring, pihaknya mengikuti himbauan pemerintah dalam upaya menekan penyebaran virus corona dengan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes).

“Pembelajaran tatap muka siswa di sekolah, kami atur dengan menerapkan Prokes, yaitu memakai masker, cuci tangan dan jarak siswa,” terangnya.

Proses KBM tatap muka dapat diikuti oleh 50 persen dari jumlah siswa setiap kelas. Namun, Asyari tetap menerapkan sistem silang pada Daring dan Luring.

“KBM tatap muka siswa bergantian. Tentu, sesui jadwal uji coba pembelajaran tatap muka,” katanya.

Menurutnya, uji coba pembelajaran tatap muka siswa menyesuaikan dengan status daerah zona kuning pada kasus penyebaran virus corona.

Asyari mengaku, belum ada kebijakan baru dari pemerintah tentang KBM siswa untuk kembali normal seperti semula. Lantaran kasus Covid-19 masih menyebar.

“Status daerah berubah pada zona kuning, maka ada kebijakan pelaksanaan uji coba pembelajaran tatap muka siswa,” pungkasnya melalui seluler.(*)

Penulis : Rafi
Editor : Lisa Mana L

Komentar