Masih Pakai Tarif 2014, Pengelola Kapal Kalianget-Talango Ajukan Kenaikan

Penulis: Ahmat JaniEditor: Hartono
Masih Pakai Tarif 2014, Pengelola Kapal Kalianget-Talango Ajukan Kenaikan
Aktifitas kapal penyeberangan Pelabuhan Kalianget-Pulau Poteran, Kecamatan Talango, Sumenep (Ahmat Jani @portalmadura.com)

PortalMadura.Com, Tarif penyeberangan dari Pelabuhan Kalianget-Pulau Poteran, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, hingga Oktober 2022 ini, masih memakai keputusan pemerintah daerah tahun 2014.

Pengelola pun mengajukan penyesuaian tarif kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (DPRKP dan Perhubungan) setempat.

Namun belum ada respon dari pemerintah daerah. “Kami sudah ajukan permohonan penyesuaian tarif lewat perhubungan untuk diteruskan ke Pemkab. Karena penetapan tarif itu, katanya dari bupati. Tapi sampai sekarang belum ada keputusan,” kata Kepala Unit Jasa Transportasi Darat dan Laut (KA UNIT JTDL) Puskopal Koarmada II, Asmawi, Rabu (26/10/2022).

Pihaknya mengeluhkan atas sikap pemerintah daerah yang dinilai acuh tak acuh. Padahal, kata dia, harga bahan bakar minyak (BBM) sudah mengalami kenaikan. “Biaya operasional membengkak pasca kenaikan BBM,” terangnya.

Kenaikan tarif yang diinginkan yakni, sepeda motor dari Rp4.000,- menjadi Rp5.000,-. Mobil pribadi semula Rp14.000,- menjadi Rp20.000. Sedangkan angkutan jenis truk dari Rp25.000,- diajukan menjadi Rp30.000,-.

Selama ini, kata dia, tarif penyeberangan masih berpatokan pada keputusan pemerintah daerah tahun 2014. “Kalau tarif truk tergantung muatannya. Kalau muatan batu Rp75.000,-. Kalau muatan semen Rp150.000,- untuk sekali nyeberang,” katanya.

Sedangkan orang [yang akan menyeberang], tidak dikenakan tarif. Penerapan tarif, hanya pada jenis kendaraan.

Pihaknya menambahkan, untuk pemeliharaan atau perbaikan kapal setiap 5 tahun berkisar Rp500 juta – Rp600 juta. “Biaya perbaikan kapal mahal,” tegasnya.

Maka Asmawi berharap, permohonan kenaikan tarif untuk penyeberangan pendek dari Pelabuhan Kalianget-Talango agar secepatnya dipenuhi. “Kenaikan tarif itu juga biar ada kesejahteraan kepada pekerja,” katanya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.