oleh

Masjid Jamiur Alfar Colombo, Unik Seperti Permen

PortalMadura.Com – Masjid Jamiur Alfar merupakan salah satu masjid yang ada di dunia yang memiliki pesona yang sangat luar biasa. bangunannya yang megah, bersejarah dan unik pastinya membuat masjid ini selalu diminati wisatawan muslim yang berkunjung ke Colombo. Masjid ini termasuk pada kategori masjid terindah yang ada di dunia. warnanya yang merah manis nyaris pink dengan corak garis-garis, menjadikan masjid ini terlihat seperti permen.

Dilansir dari Republika.co.id, Selasa (20/4/2021) Masjid Jamiul Alfar ini berada di daerah sentra bisnis Kota Kolombo, Pettah. Tepatnya di perempatan jalan Puraokottai yang merupakan jalanan terbesar kedua di Kolombo. Masjid ini mulai dibangun pada tahun 1908 dan selesai tahun 1909 dan merupakan salah satu masjid tertua di Kota Colombo dan merupakan ikon pariwisata di Ibu Kota Sri Lanka.

Masjid yang bangunannya dirancang oleh HL Saibo Lebbe dengan ornamen dan dekorasi dinding dengan motif belang merah dan putih yang menyerupai permen ini idak pernah sepi jamaah setiap harinya, sekitar 10 ribu orang selalu nampak ramaikan masjid ini untuk beribadah.

Tidak hanya menampilkan tampilannya yang mirip ‘kue lapis’ berwarna merah putih, sang arsitek juga berhasil mengedepankan pola lengkungan (archway) pada bagian atap dinding. Pola archway ini digunakan hampir pada setiap pintu masuk yang menghubungkan bagian halaman dalam masjid dengan ruang tempat shalat di lantai dasar yang membuat tampilan masjid ini semakin indah.

Seperti bangunan masjid pada umumnya, Masjid Jamiul Alfar ini juga memliki menara, yang jumlah keseluruhan menara yang terdapat pada bangunan masjid ini berjumlah 14 menara, yang terdiri dari dua menara berukuran sedang dan sisanya berukuran kecil.

Disebutkan pula bahwa keberadaan masjid ini bermula dari para saudagar Muslim asal India yang melakukan perjalanan bisnis dan singgah di wilayah Ibu Kota Sri Lanka saat ini. Karena seringnya mereka singgah di wilayah tersebut, maka keberadaan bangunan tempat ibadah menjadi hal yang dianggap harus ada. Atas inisiatif para pedagang muslim ini, maka dibangunlah masjid di sana, dan kemudian masjid inilah yang mendorong beberapa orang di antara mereka untuk tinggal dan menetap di wilayah tersebut.

Masjid ini saat Indah baik tampak luar, maupun dalam, jadi wajar jika masjid ini selalu menjadi wisata religi yang banyak di kunjungi wisatawan muslim dari berbagai belahan negara.

Rewriter : Fianolita Purnaningtias
Sumber : Republika.co.id

Komentar