oleh

Massa Caleg Perempuan Demokrat Kepung Panwas

PortalMadura.com, Pamekasan – Nur Fadilah Caleg perempuan dari partai Demokrat dari Dapil 2 Kabupaten pamekasan nomor urut satu, melapor ke Panwaskab setempat terkait dugaan pelanggaran yang merugikan dirinya. Bahkan dalam laporan itu juga mengerahkan ratusan massa.

Dalam laporan itu, Nur Fadilah mengaku sejumlah suaranya hilang di TPS dan PPS Desa Pangtonggel dan Desa Gro’om Kecamatan Proppo Pamekasan. Padahal sebelumnya suara atas dirinya itu muncul di TPS, namun ketika dihitung kembali di PPS suara itu berkurang mulai di TPS 1 hingga TPS  6.

“Awalnya Nur Fadilah ini unggul 34 suara atas semua caleg Demokrat yang ada di Dapil itu, namun setelah dilakukan penghitungan di PPS suara itu berubah justru yang unggul caleg nomor 7 yang bernama Halil,” kata Abd Syukur, suami Nur Fadilah, Selasa (15/4/2014).

iklan hari santri

Menurut Syukur, dugaan kecurangan itu ada pemalsuan Form C1 sehingga dengan mudahnya merubah suara salah seorang caleg dan menguntungkan caleg lain.

“Saya tetap menuntut agar suara istri saya dikembalikan sesuai dengan fakta yang sebenarnya terjadi di lapangan. Kalau bisa dihitung ulang bongkar kotak suara,” jelasnya.

Sementara, Sapto Wahyuono Panwas Pamekasan mengatakan, setelah mendapat laporan tersebut langsung  melakukan koordinasi dan akan meminta keterangan KPPS, PPS dan PPK Kecamatan Proppo Pamekasan.

“Peran serta saksi dalam kasus dugaan kecurangan itu sangat penting sehinga kita juga akan menghadirkan mereka dalam forum klarifikasi,” katanya.

Hingga Selasa sore, massa dari Nur Fadilah mendatangi kantor panwaslu dan mendesak agar proses penyelidikan atas laporan tersebut segera dilaksanakan, termasuk tuntutan hitung ulang.(reiza/htn)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.