Mau Kondisi Finansial Tetap Sehat di Awal Tahun? Ini yang Harus Dilakukan

  • Bagikan
Mau-Kondisi-Finansial-Tetap-Sehat-di-Awal-Tahun-Ini-yang-Harus-Dilakukan
Ilustrasi (id.theasianparent.com)

PortalMadura.Com – Memiliki kondisi finansial yang sehat menjadi salah satu resolusi yang hampir diinginkan oleh semua orang, termasuk juga kaum milenial. Apalagi di awal tahun seperti sekarang ini, berbagai keinginan biasanya ditetapkan sebagai target yang harus dicapai selama satu tahun penuh.

Namun kenyataannya, ada banyak orang yang keuangannya tidak sehat. Hal ini terbukti berdasarkan riset dari OCBC NISP Financial Fitness Index, ternyata 85,6 persen generasi muda Indonesia belum memiliki kondisi finansial yang sehat dan hanya 16 persen yang memiliki anggaran dana darurat.

Public Relations Manager Qoala, Ricky Alexander Samosir, mengatakan jika Anda sudah mengatur keuangan dengan baik sejak dini, kedepannya Anda dapat terhindar dari risiko keuangan yang tidak diinginkan.

“Memiliki kondisi keuangan yang sehat tentu menjadi tujuan semua orang. Selain meningkatkan kualitas hidup, kesehatan finansial juga menjadi faktor penentu kemampuan keuangan kita di masa depan,” kata Ricky.

Lantas, bagaimana caranya agar kondisi keuangan bisa tetap sehat?. Nah berikut ini adalah empat tips supaya milenial punya finansial sehat di awal tahun seperti dilansir PortalMadura.Com, Rabu (12/1/2022) dari laman Idntimes.com:

Pahami Piramida Keuangan

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah memahami bagaimana perencanaan keuangan dilakukan dan apa saja yang perlu disiapkan. Mempelajari piramida keuangan dapat membantu Anda untuk mengetahui apa saja prioritas Anda dalam hal keuangan.

“Mulai dari dana darurat hingga investasi, semua diatur sesuai tingkatan masing-masing dalam piramida keuangan,” kata Ricky.

Mengatur Keuangan Sesuai Keperluan

Kedua, Anda harus memahami perbedaan antara keinginan dan kebutuhan. Hal ini berguna agar uang yang Anda keluarkan sesuai dengan yang Anda perlukan. Catat terlebih dahulu dan hitung dengan benar pengeluaran Anda setiap bulannya.

“Hal ini membantu Anda menentukan apa saja pengeluaran wajib dan tidak wajib untuk kemudian disesuaikan dengan kebutuhan dan pendapatan,” kata Ricky.

Gunakan Metode 50:30:20

Selain cara di atas, Anda bisa menggunakan metode rumus 50:30:20 untuk membantu mengatur pengeluaran. Metode ini membagi pendapatan bersih menjadi tiga bagian.

Pertama Anda harus menyisihkan 50 persen dari pendapatan untuk kebutuhan sehari-hari. Kedua Anda wajib menyisihkan 30 persen dari pendapatan untuk hiburan dan keinginan lainnya. “Ini supaya kamu tetap bisa memiliki bersenang-senang sambil mengelola keuangan dengan baik,” kata Ricky.

Lalu sisihkan lagi 20 persen dari pendapatan untuk tabungan dan investasi. “Hal ini bisa dalam bentuk dana darurat, asuransi, ataupun dana pensiun,” ujar Ricky menambahkan.

Persiapkan Proteksi Masa Depan

Salah satu poin penting dalam perencanaan keuangan yang sehat adalah memiliki proteksi asuransi. Selain memberikan ketenangan pikiran, asuransi memberikan jaminan di masa depan bagi perlindungan terhadap diri sendiri maupun aset yang Anda miliki.

Sehingga ketika terjadi hal yang tidak diinginkan, seperti sakit, kecelakaan, kehilangan hingga kematian Anda tidak terlalu kaget dengan keuangan yang minim dan dengan mudah saja mengeluarkan uang yang telah disimpan tanpa perlu utang.

“Asuransi di sini tak hanya soal kesehatan, tapi bisa juga asuransi pendidikan, asuransi kendaraan, asuransi rumah, atau asuransi lainnya yang sesuai dengan kebutuhanmu,” ucap Ricky.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.