oleh

Melelahkan Di Perancis, Demi Kesejehteraan Warga Sumenep

PERANCIS (PortalMadura) – Bupati Sumenep, A Busyro Karim tidak pernah mempunyai gambaran sebelumnya, jika perjalanan di Perancis akan menghabiskan tenaga dan fikiran untuk mendapatkan sebuah konsep dan bukti nyata untuk diterapkan di ujung timur Pulau Garam Madura.

Di hari kedua, bupati bersama rombongan dari Propensi Jawa Timur akan menghadiri sebuah presentasi yang akan menghasilkan bukti kongkrit yang akan dikembangkan di Sumenep, khususnya di Kepulauan Sepanjang, Sapeken.

Perjalanan  yang cukup jauh dari Kota Perancis menuju Brest Metropole yang berjarak lebih kurang 700 Kilo meter (km), terasa cukup melelahkan, karena ditempuh selama 8 Jam dengan menggunakan Bus. Namun, rasa lelah itu justru menjadi pengembira dan menyenangkan, karena hasilnya demi kemaslahatan masyarakat Sumenep.

Brest Metropole merupakan daerah bagian barat Perancis dengan jumlah penduduk lebih kurang 350 ribu, merupakan  daerah pinggir pantai dengan sumber mata pencaharaian penduduk sebagai nelayan dan sebagai daerah industry pengolahan serta pusat pengembangan teknologi dan riset khusus untuk masalah perikanan.

Walaupun daerah Brest Metropole merupakan daerah pinggiran Perancis, tetapi penataan ruang dan ruang terbuka hijau benar-benar tertata dengan baik, hal ini terlihat dari banyaknya taman dan daerah resapan di pusat kota.

Setiba di Hotel Le Amiraute Hotel Rombongan delegasi Provinsi Jawa Timur disambut oleh Michael Morvan dan Fabiane Valley selaku Pengelola dan pengembang Brest Metrople Teknologi (kalau di Indonesia Kepala Riset dan Development).

Cuaca dingin serasa menusuk tulang karena cuaca di Brest sekitar 100 Celcius. Setelah istirahat  semalam, (Kamis, 17/10/2013) rombongan langsung disodorkan jadwal kegiatan yang padat berupa  presentasi serta diskusi dari beberapa lembaga pengembang dan riset dilanjutkan dengan melakukan kunjungan lapangan ke Institut Europen De Lamer, yang merupakan lembaga pendidikan tinggi yang dikhususkan untuk pengembangan sain, riset dan tehnologi.

Adapun Topik dan materi Presentasi tersebut antara lain : “Prinsip-Prinsip skema Pengelolaan terhadap perlindungan kawasan laut dan konservasi, Pengembangan dan perlindungan kawasan pesisir dan zona laut dengan menggunakan tehologi satelit, Ekonomi Keberlanjutan dengan menggunakan kerangka Blue Ekonomi sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Semua presentasi dilakukan oleh para pakar dan ahli yang telah dikembangkan dan dilaksanakan di Brest Metropole Perancis. Lalu apa yang ingin didapat untuk masyarakat Sumenep?. Terus ikuti perjuangan Bupati Sumenep selama di Perancis melalui www.portalmadura.com (tim redaksi).

-
-
Tirto.ID
Loading...

Komentar