Memilih Diet Yang Sehat, Perhatikan Hal Ini

  • Bagikan
Sebelum menjalani diet,sebaiknya berkonsultasi dengan ahli gizi atau dokter. Diharapkan, pola diet menjadi terkontrol dan efektif hasilnya.(Foto RSI Sultan Agung for PortalMadura.Com)
Sebelum menjalani diet,sebaiknya berkonsultasi dengan ahli gizi atau dokter. Diharapkan, pola diet menjadi terkontrol dan efektif hasilnya.(Foto RSI Sultan Agung for PortalMadura.Com)

PortalMadura.Com – Diet saat ini sering dikenal sebagai istilah yang digunakan untuk menyebut suatu upaya untuk menurunkan berat badan atau mengatur asupan nutrisi tertentu.

Kini banyak variasi diet yang dikenalkan para pesohor, antara lain, diet OCD (Obsessive Corbuzier’s Diet) yang dikenalkan Deddy Corbuzier, seorang artis yang dulu kondang sebagai mentalis.

Diet ini mengenal istilah “Jendela Makan”, yaitu metode mengistirahatkan perut dengan cara puasa selama beberapa jam tergantung pada program yang dipilih.

Memilah makanan dengan konsumsi rendah karbohidrat dan tinggi lemak menjadi pilihan dari variasi diet berikut.

Dinamakan diet ketogenik

Pola makan ini bertujuan agar tubuh mencapai kondisi ketosis (tubuh akan membakar lemak sebagai sumber energi utama, termasuk cadangan lemak tubuh).

Kita juga mengenal diet mayo

Jenis diet dengan membatasi asupan garam dan karbohidrat. Diet mayo juga mengedepankan jumlah kalori yang harus masuk ke tubuh.

Jumlah kalori yang boleh masuk berkisar 1200 – 1800 kalori per hari, perbanyak konsumsi sayur dan buah sehingga membuat kenyang dengan kalori minimal.

Lantas jenis diet mana yang paling pas?

Menurut ahli gizi RSI Sultan Agung, Niken Ratna S, S.Gz menjelaskan, semua teori diet tidak ada yang salah atau benar, mereka menggunakan caranya sendiri dengan kebaikan atau kekurangannya masing-masing.

Tidak ada satupun teori diet yang menjamin penggunanya mendapatkan hasil yang maksimal tanpa pemahaman dan kesungguhan dari pelakunya.

“Agar berjalan dengan baik, diet sebaiknya melakukan tahapan ini. Memiliki komitmen tinggi dan motivasi setiap hari, mengatur asupan makan seimbang dengan aktivitas yang dilakukan, lakukan pola makan tepat jadwal-jenis-jumlah, batasi gula, dan berolahraga minimal lima kali dalam satu minggu,” urai Niken.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.