Menag RI Bahas Islamic Center dan Pelaksanaan Umrah di Arab Saudi

  • Bagikan
Bertemu Menteri Urusan Islam Dakwah dan Penyuluhan Arab Saudi Syekh Abdullatif bin Abdulaziz di Mekkah
Menteri Agama (Menag) RI, Yaqut Cholil Qoumas, bertemu Menteri Urusan Islam, Dakwah, dan Penyuluhan Arab Saudi Syekh Abdullatif bin Abdulaziz di Mekah. (Ig @gusyaqut)

PortalMadura.Com – Menteri Agama (Menag) RI, Yaqut Cholil Qoumas melakukan lawatan kerja ke Arab Saudi bersama rombongan sejak 19 – 25 November 2021. Hal ini memenuhi undangan Menteri Urusan Islam Kerajaan Arab Saudi guna membahas berbagai kerja sama, di antaranya pendirian Islamic Center dan kelanjutan umrah bagi jemaah asal Indonesia.

Menag RI memulai rangkaian lawatan dengan menemui Menteri Urusan Islam, Dr. Abdullatif Al Sheikh (20/11) guna membahas pembangunan Saudi-Indonesia Islamic Centre di Indonesia yang akan diarahkan menjadi pusat kajian dan pengembangan dakwah. Kedua pihak juga sepakat untuk meningkatkan kerja sama bidang pencegahan berkembangnya paham radikal.

Menag RI juga mengadakan pertemuan dengan Menteri Haji dan Umrah, Dr. Taufiq Rabiah (22/11) guna membahas kelanjutan umrah bagi jemaah asal Indonesia. Dalam pertemuan itu, Menteri Haji dan Umrah, Dr. Taufiq Rabiah memberikan jaminan izin umrah bagi jemaah asal Indonesia segera dibuka.

Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi menyampaikan, pihaknya berjanji segera menghubungi Menag RI secara langsung setelah pembukaan umrah bagi jemaah Indonesia diputuskan oleh Komite Tinggi Haji Arab Saudi yang dipimpin oleh Gubernur Mekkah, Pangeran Khalid Faisal.

Dalam pertemuan tersebut, Menag RI didampingi oleh Ketua Komisi VIII DPR RI, Sekjen Kemenag RI, Dirjen PHU, Konjen RI Jeddah, dan KUAI KBRI Riyadh.

Kedua belah pihak akan mempersiapkan skenario dan timeline pemberangkatan jemaah umrah dari Indonesia, termasuk pembahasan aspek kesehatan seperti vaksin, booster, tes PCR, serta lama karantina bagi yang belum memenuhi syarat.

Berkaitan hal tersebut, Konsul Jenderal RI Jeddah Eko Hartono mengimbau para calon jemaah umrah agar bersabar hingga ada keputusan resmi dari pemerintah. Langkah kehati-hatian yang diambil Pemerintah Arab Saudi semata karena ingin menjamin keselamatan umum dari ancaman wabah Covid-19, khususnya keselamatan jemaah umrah.

“Sebaiknya bersabar menunggu keputusan dari pemerintah agar para jemaah nantinya bisa melaksanakan umrah dengan nyaman dan aman,” ujar Konjen usai mendampingi Menag.

Selain kedua pertemuan tersebut, Menag Yaqut juga melakukan pertemuan dengan Gubernur Mekkah, Pengeran Khalid Faisal yang sekaligus menjabat sebagai Ketua Tinggi Komite Haji, serta direncanakan pula melakukan pertemuan dengan Gubernur Madinah Pangeran Faisal bin Salman.

Sebelum terjadinya pandemi, jemaah umrah asal Indonesia merupakan delegasi terbesar kedua setelah Pakistan, dengan angka kunjungan kurang lebih 1,2 juta pertahunnya. Gelombang umrah dari seluruh dunia mulai ditutup pada pertengahan Maret 2020 setelah pandemi melanda seluruh dunia.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.