Mengabdi, Poltera Gelar Penyuluhan Kesehatan di Desa Tambung Pamekasan

  • Bagikan
Poltera Gelar Penyuluhan Kesehatan di Desa Tambung Pamekasan
Pengabdian masyarakat mahasiswa Poltera (Ist)

PortalMadura.Com, Pamekasan – Politeknik Negeri Madura (Poltera) yang memiliki kampus di Jalan Raya Camplong Sampang, Jawa Timur, memiliki tanggung jawab dalam meningkatkan kesehatan dan kecerdasan kehidupan bangsa terutama warga Sampang, Madura dan sekitarnya.

Pada masa pandemi Covid-19, Poltera melakukan terobosan baru demi mendukung upaya pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19. Salah satunya, melaksanakan pengabdian masyarakat melalui berbagai kegiatan dengan melibatkan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan dan Pencegahan Covid-19 di Desa Tambung, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan.

“Kami, tim pengabdian masyarakat kompetitif internal, telah melaksanakan pengabdian masyarakat dalam bentuk penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat dan Satgas Covid-19 Desa Tambung,” kata Sekretaris Jurusan Kesehatan, Poltera, Abdan Syakura, Sabtu (13/11/201).

Hal tersebut dilakukan seiring dengan usaha pemerintah dalam meningkatkan efektivitas pencegahan penularan Covid-19 melalui program nasional yaitu suntik vaksin. Fakta di lapangan, pemahaman masyarakat masih banyak simpang siur terhadap informasi vaksinasi sehingga menghambat percepatan capaian vaksinasi.

Maka pihak Poltera melaksanakan pengabdian masyarakat dengan dibantu sepuluh orang mahasiswa. Selain memberikan penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan, tim pengabdian masyarakat memberikan alat pelindung diri (APD) dalam bentuk handscoon, masker serta hand sanitizer.

Konsep kegiatan, lanjut Abdan, melakukan pemeriksaan dan penyuluhan kesehatan kepada lansia dan petugas Satgas Covid-19 Desa. Selain itu, penyampaian materi melalui Focus Group Discussion (FGD) dengan petugas Satgas Desa. Yaitu, seputar suntik vaksin Covid-19, penerapan protokol kesehatan, serta perilaku masyarakat.

Hasil FGD, menunjukkan bahwa tim Satgas Covid-19 Desa merasa masih minim informasi dari pemerintah tentang layanan kesehatan tentang program yang berhubungan dengan pencegahan dan pemutusan rantai penularan Covid-19.

Kegiatan penyuluhan dan FGD dinilai sangat memberikan tambahan wawasan terhadap masyarakat dan tim Satgas Covid-19 Desa Tambung.

“Petugas Satgas Desa, butuh kegiatan FGD sejenis dengan melibatkan seluruh aspek yang sama-sama bertanggung jawab dalam pencegahan dan pemutusan rantai penularan Covid-19,” tegasnya.

Abdan selaku bagian dari dunia akademisi Poltera, merasa sangat senang mendapat kesempatan yang luar biasa dan dapat berbagi langsung dengan masyarakat, serta diharapkan ada kesempatan lanjutan pada kegiatan yang sama.

“Bisa duduk bersama dalam satu forum bersama seluruh pihak dan masyarakat dalam mendukung serta menyukseskan program pemerintah dan perguruan tinggi sebagai bagian dari pilar kesehatan masyarakat,” ungkapnya.

Menurut dia, kesehatan merupakan kebutuhan pokok setiap manusia dengan keadaan yang dinamis dan selalu berubah sesuai dengan situasi lingkungan, sosial dan hal lain yang berhubungan dengan kehidupan masyarakat.

Covid-19 menjadi penyebab munculnya pandemi yang menular terhadap masyarakat global. Pandemi virus corona, menyebar luas dan menyebabkan beberapa kelumpuhan pada banyak aspek. Penyebaran Covid-19 melalui droplet yang menyebar melalui udara.

Model penyebaran seperti ini, sangat efektif dalam peningkatan penularan. Teriring mobilisasi dan kerumunan merupakan hal yang menjadi kebutuhan pokok dalam roda kehidupan dan lingkungan masyarakat.

Maka perlu antara pemerintah dan elemen masyarakat menyatukan persepsi dan optimalisasi usaha agar Covid-19 segera hilang.

Sementara itu, Tim Satgas Covid-19 Desa Tambung, Akh. Rofiqi menyampaikan, penyuluhan dan FGD dari perguruan tinggi Poltera menjadi acara yang luar biasa serta memberikan motivasi untuk terus mendukung pemerintah pada upaya mencegah Covid-19 dan menjaga kesehatan masyarakat.

Dengan kegiatan tersebut, pihaknya berterima kasih kepada tim Poltera yang telah berkenan mendengar dan saling berbagi tentang informasi yang memberikan banyak manfaat terhadap masyarakat.

“Kami berharap penyuluhan semacam ini, dapat dilakukan pula di desa lain, sehingga beberapa desa mampu menjadi pionir dalam meningkatkan program pada bidang kesehatan,” pungkasnya.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.