oleh

Mengenal Lebih Dekat Asta Juruan (Bagian 3)

PortalMadura.Com, Sumenep – Asta Juruan atau warga menyebutnya “Buju’ Juruan” yang ada di Desa Juruan Daya, Kecamatan Batuputih, Sumenep, Madura, Jawa Timur merupakan makam waliyullah yang dikeramatkan warga sekitar.

Buju’ Juruan adalah makam Pangeran Siding Margo, yakni cucu dari Sunan Kudus dari putranya Pangeran Pakaos. Pangeran ini, mempunyai dua putra, Ahmad Baidlawi (Pangeran Katandur yang dimakamkan di Desa Bangkal, kota Sumenep), dan Pangeran Siding Margo (Buju’ Juruan di makamkan di Desa Juruan Daya).

Pangeran Pakaos menyebarkan agama Islam abat 15-an, dan diperkirakan wafat sekitar tahun 1470-an. Sayangnya, batu nisan sudah ada perubahan, sehingga tanggal lahir dan wafatnya sudah tidak bisa dibuktikan melalui batu nisannya.

Di lokasi pemakaman, ada dua batu nisan. Sebelah barat merupakan makam Pangeran Siding Margo dan yang timur diyakini sebagai abdi, bernama Siti Maryam. Asta Juruan ini, sudah dikenal keberbagai daerah di Jawa Timur, khususnya tapal kuda.

Mereka berkunjung untuk memunajat dan berdoa kepada Allah. Sebagian besar diantara mereka merasakan ada perubahan kondisi ekonomi dalam hidupanya atas kehendak Allah. Tak ayal, setiap tahun mereka selalu menyempatkan diri untuk berkunjung sebagai bentuk syukur.(Moh Hartono-Bersambung)


Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE