Menuju PAUD Berkualitas, Forum Pendidikan Anak Usia Dini Sumenep Terbentuk

  • Bagikan
Menuju PAUD Berkualitas Forum Pendidikan Anak Usia Dini Sumenep Terbentuk
Forum Pendidikan Anak Usia Dini Sumenep Terbentuk

PortalMadura.Com, Sumenep – Forum Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terbentuk. Pelantikan berlangsung, Selasa (14/12/2021), di aula Kemenag Sumenep.

“Semoga dapat memacu peningkatan kualitas PAUD di Sumenep,” kata Bunda PAUD Kabupaten Sumenep Nia Kurnia Fauzi.

Menurutnya, angka partisipasi PAUD pada tahun 2020 mencapai 90,91 persen. “Artinya dari jumlah penduduk usia lima sampai dengan enam tahun [sekitar 30.057 orang], sudah sekitar 27.324 orang telah mengikuti PAUD,” terangnya.

Pihaknya mengingatkan, pendidikan anak usia dini merupakan prioritas pembangunan masa kini. Sebab, usia dini ini merupakan masa keemasan, sekaligus periode kritis dalam tahap perkembangan manusia.

Hasil penelitian para pakar menunjukkan, bahwa pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini, bahkan sejak dalam kandungan sangat menentukan kualitas kesehatan, intelegensi, dan kematangan emosional.

“Indikator itu sangat menentukan tinggi rendahnya produktivitas sumber daya manusia tahap berikutnya,” ujarnya.

Pengembangan pendidikan anak usia dini merupakan investasi jangka panjang SDM Sumenep. “Kita membutuhkan generasi penerus yang berkualitas, cerdas, sehat, unggul dan berkarakter. Nantinya, mereka akan meneruskan estafet kepemimpinan dan cita-cita bangsa ini,” katanya.

Sementara, Ketua Pelaksana Hariyanto menambahkan, pembentukan Forum PAUD itu untuk mewujudkan pemberdayaan anggota forum dalam pengembangan anak usia dini serta mewujudkan sistem jaringan kerjasama dengan berbagai organisasi.

Selain itu, agar dapat membantu pemangku kepentingan PAUD di Sumenep dalam menyusun rencana dan pengembangan program PAUD serta memberikan informasi dan data sebagai bahan pengambilan keputusan.

“Itu semua untuk menjadikan PAUD di Sumenep berkualitas, karena forum PAUD ini diluar struktur pemerintahan yang bisa dijadikan partner oleh pemerintah daerah,” katanya.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.