Minus Kontraksi Ekonomi, Penurunan Kemiskinan di Sampang Tak Tercapai

Avatar of PortalMadura.com
Penulis: RafiEditor: Desy Wulandari
Minus Kontraksi Ekonomi Penurunan Kemiskinan di Sampang Tak Tercapai
Peta Wilayah Sampang (Ist)
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Sampang – Pemerintah Daerah Sampang, Madura, Jawa Timur, dalam upaya penurunan kemiskinan belum tercapai maksimal pada masa pandemi Covid-19.

Angka kemiskinan mencapai 21,21% tahun 2018 dan sempat turun tipis menjadi 20,71 persen pada 2019. “Karena pandemi Covid-19, angka kemiskinan meningkat hingga 23,76 pada 2021. Keadaan ini, juga terjadi di kabupaten lain,” kata Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi, Senin (7/2/2022).

Upaya pemulihan ekonomi, pihaknya mengklaim ada peningkatan ekonomi selama dua tahun terakhir. Namun mengalami goncangan yang cukup kuat sebagaimana terjadi pada daerah lain. “Pertumbuhan ekonomi sempat naik dari 4,44% pada 2018 menjadi 4,76% pada tahun 2019,” terangnya.

Menurut Aba Idi sapaan akrab H. Slamet Junaidi, pada akhir tahun 2020, pertumbuhan ekonomi di Sampang mengalami kontraksi hingga angka -0,11 persen dan tertinggi se-Jawa Timur. “Namun demikian, pada kuartal ketiga tahun 2021, petumbuhan ekonomi telah menunjukkan tanda-tanda ada pemulihan, dan tumbuh positif pada angka 3,29%,” ungkapnya.

Baca Juga:  Mal UMKM Diresmikan, Embrio Kebangkitan Ekonomi Sumenep

Mantan DPR RI itu menyampaikan, bersamaan dengan upaya pemulihan ekonomi daerah, ada indeks yang menunjukkan ketimpangan pendapatan masyarakat secara vertikal dapat ditahan pada angka 0,260 pada tahun 2021 (ketimpangan rendah).

“Angka ini, relatif stabil jika dibandingkan tahun 2018 yang berada pada angka 0,258,” katanya.

Sementara, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Sampang pada akhir tahun 2021, Aba Idi mengaku dapat dikendalikan pada angka 3,45%, dan masuk lima terendah se- Jawa Timur (Jatim).(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.