oleh

Mistis di Balik Kucing Busok

SUMENEP (PortalMadura) – Keberadaan Kucing Busok tidak lepas dari Mistis yang membalutnya. Beragam Mitos bermunculan. Bahkan banyak masyarakat yang sengaja memelihara Kucing Busok dikarenakan kepercayaan terhadap Mistis yang menyelimuti setiap cerita tentag Kucing Busok.

Salah satunya adalah kepercayaan warga pulau Raas yang meyakini kelahiran Kucing Busok merupakan hasil perkawinan antara kucing betina warna apa saja dengan kucing Pitua atau kucing bertanduk. Namun masyarakat setempat percaya kucing ini hanya dapat dilihat oleh anak akil balik, yang belum di berlumuran dosa.

Sehingga banyak warga lebih memilih memelihara kucing betina dengan harapan dikawin kucing Pitua dan melahirkan kucing Busok. Dan untuk memurnikan kucing tersebut warga yang sudah mempunyai kucing Busok, lebih memilih mengebiri kucing Busok agar tidak hilang dan terpikat dengan betina lain. Masyarakat juga percaya bahwa kucing Busok tidak dapat melahirkan keturuan kucing Busok yang berwarna abu-abu.

Selain itu masyarakat percaya bila memelihara Busok, maka pemilik akan mendapat kelimpahan rejeki atau keberuntungan. Sayangnya walaupun diyakini dapat memberikan kelimpahan rejeki maupun keberuntungan bagi pemiliknya, namun Kucing Busok jarang sekali dapat dibawa keluar dari Pulau Raas.

Sebab ada kepercayaan setiap perahu yang membawa Kucing Busok keluar dari Pulau Raas akan ditimpa kesialan, sehingga banyak perahu yang enggan membawa Kucing Busok di perahunya.

Seperti yang diungkapkan salah satu Nelayan asal Pulau Raas, Ismail (40) menurutnya warga Pulau Raas percaya jika perahu yang membawa Kucing Busok akan ditimpa kesialan jika berani membawa kucing Busok keluar dari Pulau Raas.

“Sudah dari dulu perahu disini tidak mahu membawa Kucing Busok, sebab saat akan kembali lagi ke pulau Raas perahu biasnaya terkena sial” ungkapnya, (Deny)

Baca Juga: Mengenal Kucing Busok: Kucing Asli Pulau Raas & Kucing Busok Terancam Punah


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.