4 Mitos Diet Sehat yang Masih Dipercaya

  • Bagikan
4 Mitos Diet Sehat yang Masih Dipercaya
Ilustrasi (fimela.com)

PortalMadura.Com – Mencari informasi secara online juga dapat menjadi pedang bermata dua. Di satu sisi, internet menyediakan informasi akan cara yang mudah dan cepat untuk mengakses berbagai informasi tentang banyak hal.

Tapi di sisi lain, hal ini telah menyebabkan maraknya mitos-mitos dan kesalahan informasi di kalangan masyarakat. Seperti informasi diet yang kadang kurang tepat.

Mitos Diet Sehat

Dilansir dari laman Halodoc.Com, Selasa (25/8/2020), berikut sejumlah mitos terkait diet yang perlu Anda ketahui.

Hindari Karbohidrat

Karbohidrat tidak dapat disalahkan atas penambahan berat badan. Kelebihan kalori yang dapat menambah berat badan secara signifikan. Karbohidrat sederhana yang ditemukan dalam makanan seperti nasi, kue, roti dan permen.

Sedangkan karbohidrat kompleks, seperti roti gandum, kacang-kacangan, dan buah, memiliki banyak nutrisi yang cocok dikonsumsi saat diet.

Jadi, tidak semua karbohidrat harus dihindari saat diet. Karbohidrat kompleks saat diet sangat dibutuhkan untuk menambah serat, sehingga kamu tidak gampang lapar saat menjalani diet.

Konsumsi Makanan Rendah Lemak Saat Diet

Keberadaan lemak sangat penting bagi tubuh kita untuk tetap sehat, karena membantu membangun membran sel dan hormon, dan membantu penyerapan vitamin A, D, E, dan K yang larut dalam lemak. Tidak sedikit orang yang beranggapan jika makanan rendah lemak boleh dikonsumsi saat diet.

Padahal, makanan rendah lemak tidak selalu “rendah segalanya”. Pasalnya, makanan kemasan biasanya ditambahkan banyak gula dan bahan lain yang tentunya pantang dikonsumsi saat diet.

Akibatnya, angka timbangan bisa naik kembali akibat bahan tambahan tersebut.

Puasa Menurunkan Berat Badan dengan Cepat

Menahan lapar seharian cenderung membuat Anda makan lebih banyak saat berbuka puasa. Jadi, anggapan ini tidak selalu benar kalau Anda berbuka puasa dengan makan porsi banyak atau makan makanan yang tinggi lemak atau tinggi karbohidrat.

Jika Anda ingin menurunkan berat badan sembari puasa, pastikan sahur dengan makanan yang tinggi serat dan banyak minum air putih. Saat berbuka puasa, hindari langsung makan terlalu banyak.

Berbukalah dengan makanan ringan yang tinggi serat, seperti buah-buahan dan sayuran. Hal ini mencegah Anda makan terlalu banyak setelahnya. Jangan lupa untuk banyak minum air putih untuk mengganti cairan yang hilang selama berpuasa.

Banyak Minum Cairan

Cairan memang dibutuhkan oleh tubuh. Namun, benarkah banyak cairan membantu menurunkan berat badan? Tidak juga, ini tergantung cairan apa yang Anda minum. Apabila Anda sering minum minuman kemasan, minuman rasa-rasa, minuman bersoda, alkohol dan minuman tinggi gula lainnya, itu tidak membantu diet yang Anda jalani.

Air putih adalah pilihan terbaik saat menjalani diet. Jus baik dikonsumsi, namun bukan jus kemasan dan tidak ditambahkan susu atau gula secara berlebihan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.