Mobil Pemadam Kebakaran di Sumenep Tak Ideal

Mobil Pemadam Kebakaran di Sumenep Tak Ideal
Kondisi mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) di Sumenep (Foto: Samsul Arifin)
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Sumenep – Mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, masih jauh dari ideal. Pasalnya, mobil damkar yang ada hanya tiga unit, namun yang bisa dipakai hanya dua unit.

“Idealnya ada 4 unit. Tapi mobil Damkar yang ada saat ini hanya tiga unit. Itupun satu rusak,” kata Kepala Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep, Abd Rahman Riadi, Senin (8/7/2019).

Menurutnya, pada tahun 2017, pihaknya sempat mengajukan pengadaan mobil Damkar. Tapi tidak disetujui dengan alasan anggaran minim. Akibatnya, saat terjadi kebakaran hanya dua unit mobil Damkar yang bisa dioperasikan.

“Untuk sementara ini kami maksimalkan yang ada. Tapi, saat terjadi kebakaran, kami tidak bisa bekerja maksimal,” ucapnya.

Baca Juga:  Menparekraf Targetkan Sumenep Jadi Lokasi Destinasi Pariwisata dan Ekraf

Tiga unit mobil yang ada saat ini hasil pengadaan tahun 1996. Sehingga saat terjadi kebakaran, mobil tersebut kadang-kadang terjadi persoalan seperti ngadat atau mogok. Akibatnya, lambat saat melakukan pemadaman.

“Untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran, kami lakukan pelatihan bagaimana cara penanganan pertama kali saat terjadi kebakaran dan kami minta di setiap gedung fasilitas umum seperti kantor pemerintah daerah harus ada alat pemadamnya,” ujarnya.

Baca Juga : Petani Sumenep Lambat Tanam Tembakau

Sesuai perundang-undangan yang berlaku, setiap gedung fasilitas umum harus memiliki alat pemadam kebakaran. Memadamkan api saat terjadi kebakaran bukan hanya tugas BPBD. “Tapi tugas kita semua,” tukasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.