Momen Hari Jadi ke-490 Bangkalan, Bupati Sebut 711 Jiwa Meninggal Akibat Covid-19

  • Bagikan
Hari Jadi ke 490 Bangkalan Bupati Sebut 711 Jiwa Meninggal Akibat Covid 19
Peringatan Hari Jadi ke-490 Bangkalan (Ist)

PortalMadura.Com, Bangkalan – Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron menyebutkan, dalam kurun waktu hampir dua tahun sebanyak 711 jiwa warga Bangkalan, Madura, Jawa Timur, meninggal akibat keganasan Covid-19.

Hal tersebut disampaikan pada momen peringatan Hari Jadi ke-490 Kabupaten Bangkalan, Senin (25/10/2021) melansir laman bangkalankab.go.id. Hari Jadi Bangkalan jatuh setiap tanggal 24 Oktober.

Selain itu, sebanyak 5.502 warga Bangkalan pernah merasakan serangan Covid-19.

“Namun, alhamdulillah berkat kerjasama bahu-membahu dan bergotong royong berusaha mengendalikan penyebaran dan penularan Covid-19 telah kita rasakan bersama hasilnya,” katanya usai memimpin upacara Hari Jadi Kabupaten Bangkalan.

Kerja keras itu dilakukan bersama semua elemen, mulai dari TNI-Polri, jajaran aparatur Pemda, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, ormas keagamaan, serta dunia usaha.

Pihaknya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota Satgas mulai tingkat kabupaten, kecamatan, sampai desa/kelurahan, TNI dan Polri, tokoh agama dan tokoh masyarakat serta seluruh elemen.

Saat ini, kata Ra Latif, kehidupan masyarakat sudah mulai berangsur-angsur normal kembali walaupun harus tetap dengan menerapkan protokol kesehatan. Sebab, sampai saat ini ancaman Covid-19 masih menghantui kehidupan masyarakat.

Menurut Ra Latif, pandemi memberi pelajaran penting bagi bangsa Indonesia. Karena sesungguhnya kerja-kerja pemerintah tidak bisa dilepaskan dari peran serta dan dukungan masyarakat.

“Begitu juga sebaliknya, untuk tertibnya kehidupan bermasyarakat, maka wajib sifatnya bagi seluruh warga untuk mematuhi apa yang telah menjadi kebijakan pemerintah khususnya dalam rangka melindungi keselamatan masyarakat yang lebih luas,” tandasnya.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.