oleh

Momen Isra Mikraj, Bupati Sumenep Ingatkan OPD Jadi Fasilitator & Inisiator Menuju Perubahan

PortalMadura.Com, Sumenep – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi mengingatkan para pimpinan perangkat daerah, bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) harus mampu menjadi fasilitator dan inisiator perubahan untuk kemajuan dan perkembangan Sumenep.

“Yang kita butuhkan adalah pegawai-pegawai yang visioner, yang bisa membaca arah perubahan,” kata Fauzi pada peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1442 H / 2021 M secara virtual, Jumat (26/3/2021).

Pada peringatan Isra Mikraj yang dipusatkan di Masjid Sumekar Pemkab Sumenep, diikuti Forkopimda dan Forkopimka melalui virtual dengan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) secara ketat.

Menurut dia, sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat harus bisa membaca arah perkembangan dan kemajuan yang diinginkan oleh masyarakat. “Bukan zamannya lagi kita hanya diam ketika tuntunan masyarakat untuk berkembang begitu kuat,” ujarnya.

Semuanya harus mengimbangi dengan program dan kegiatan. Bukan jamannya lagi hanya membuat kegiatan yang itu-itu saja tanpa ada konsep yang lebih maju dan kreatif.

Peristiwa Isra Mikraj, kata dia, menyimpan hikmah yang sangat penting dalam perjalanan sejarah peradaban Islam, yang tidak akan pernah kering dan habis untuk digali. Peristiwa itu mengandung ibrah guna meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT.

Perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, lalu naik ke Sidratul Muntaha, juga menjadi inspirasi ilmu pengetahuan dan teknologi dalam mengubah peradaban dunia.

Eksplorasi alam semesta yang sebelumnya hanya bisa mendaratkan astronot di bulan sekarang sudah mulai eksplorasi Planet Mars, yang akan dijadikan tempat wisata ruang angkasa.

Lalu apa korelasi Isra Mikraj dengan kita sebagai abdi dan pelayan masyarakat?. “Salah satu hal penting yang bisa diambil dalam peristiwa itu adalah konsepsi membaca arah perkembangan dan kemajuan peradaban dunia di masa datang,” tandasnya.

Semua pihak, kata dia, tidak bisa terus menerus berkutat dengan kemiskinan yang masih masuk sepuluh besar tertinggi di Jatim dan masuk sepuluh besar Indek Pembangunan Manusia (IPM) terendah di Jatim.

“Indikator tersebut menunjukan ada yang salah dengan kita. Kita harus berubah, harus lebih kreatif dalam menyusun program dan kegiatan pembangunan,” ungkapnya.

Maka, pihaknya mengajak kepada seluruh pimpinan OPD dan jajarannya serta semua elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung kemajuan Kabupaten Sumenep yang lebih baik.

Pada peringatan Isra Mikraj tersebut, hadir Wakil Bupati Sumenep, Dewi Khalifah, angota Forkopimda, pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep. Selain itu, menghadirkan penceramah agama, KH. Moh. Mawardi, pengasuh pondok pesantren Al Ibrahimi, Desa Basoka, Kecamatan Rubaru, Sumenep.(*)

Penulis : Hartono
Editor : Fianolita Purnaningtias

Komentar