Moms, Ini 5 Hal yang Perlu Dilakukan Agar Anda Jadi ‘Orang Tua yang Realistis’

keluarga
ilustrasi
    Bagikan:

PortalMadura.com – Menjadi orang tua yang telah dianugerahi anak tentunya banyak hal yang harus dihadapi, lebih-lebih sang anak mulai beranjak dewasa. Banyak harapan orang tua pada anak untuk kehidupannya, sehingga semua orang tua ingin yang terbaik untuk anaknya.

Namun pernahkah terpikirkan, jangan-jangan Anda sebagai orang tua sendiri yang terlalu banyak ingin melakukan segalanya sehingga parenting menjadi begitu rumit?. Sesukses apapun bisnis, sekolah dan sebagainya, tetapi kalau tidak sukses menjadi orang tua, rasanya ada yang tidak lengkap dalam hidup.

Jadi apa saja yang dibutuhkan untuk menjadi orang tua yang realistis?

Mengasuh Anak Adalah Marathon, Tetapkan Sasaran Pada Masa Depannya
Cintailah anak dengan mencari cara sepanjang masa. Sebab, menjadi orangtua artinya Anda memikirkan apa yang Anda lakukan hari ini, dan apa efeknya untuk 20 tahun lagi. Contoh termudah adalah dengan menyuapi anak, atau mengikatkan sepatunya tanpa memberi kesempatan untuk ia melakukannya sendiri. Mau sampai kapan?

Percaya Pada Kemampuan Anak
Cintailah anak dengan mengingat impian tingginya. Menjadi orangtua juga artinya wajib percaya pada anak. Mengajari anak jalan bukan dengan flash card, bukan?. Ia mampu belajar sendiri untuk berjalan, karena ia ingin bisa. Sebagai orang tua, Anda sering terlalu heboh memberikan instruksi, tanpa mengingat bahwa mereka hadir dengan kemampuan belajar.

Baca Juga:  Paud Budi Luhur Paberasan Perkuat Visi Misi Bupati Sumenep

Menerima Anak Apa Adanya
Mencintai anak dengan menerima, tanpa drama. Ya, artinya mencintai apa adanya. Tidak mudah, sebab orang tua seringkali tidak sabar, apalagi ketika anak gagal. Padahal, anak justru sangat membutuhkan orang tua disaat dia susah. Jangan sampai, ketika anak menang, maka Anda heboh. Ketika dia kalah, Anda malu dan memarahi atau berhenti memberi dukungan.

Mengasuh Anak Atinya Belajar Dari Kesalahan
Mencintai anak tanpa takut mereka akan membuat kesalahan. Justru, ketika anak melakukan kesalahan, adalah momen bagi Anda untuk belajar dan mengajak mereka belajar.

Ketika anak berbohong misalnya, jadikan hal itu kesempatan untuk mereka belajar bahwa tidak dipercaya itu tidak enak. Lebih baik ia salah sekarang, ketika masih kecil. Ketimbang anak tidak pernah tahu bahwa yang dilakukannya salah, dan sikap tersebut dibawanya sampai dewasa.

Parenting itu Menyenangkan, Mari Bermain!
Mencintai anak dengan asyik bermain bersama. Kalau ternyata Anda stres karena menjadi orang tua, berarti ada hal yang salah. Sebab menjadi orangtua justru mengisi hari-hari dengan bermain, dan itu justru menghilangkan stres. Yang butuh untuk bermain, bukan cuma anaknya. Justru, orang tua yang butuh.

Baca Juga:  Paud Budi Luhur Paberasan Perkuat Visi Misi Bupati Sumenep

Buku The Attachment Parenting Book, oleh Dr. Sears juga pernah mengungkapkan bahwa menjadi orangtua terbaik adalah orangtua yang realistis. Artinya, temukan cara yang paling cocok untuk anak Anda sendiri, tanpa harus terpatok pada berbagai teori tumbuh kembang, atau metode pengasuhan yang paling benar. Sebab setiap anak berbeda, dan begitu juga kondisi setiap keluarga.

Mengasuh anak artinya mengikuti intuisi dan menjadi ahli bagi anak sendiri. orang yang paling mengenal anaknya, dan yang paling memahami apa yang harus dilakukan pada setiap kejadian. Menjadi orang tua yang realistis, tidak akan membuat anak menjadi sempurna di mata setiap orang. Namun akan membuat Anda menjadi orang tua yang lebih bijak dan menikmati waktu tumbuh bersama anak. (keluarga.com/Desy)


Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.