Muda Mudi Sumenep Terjaring Razia Tak Pakai Masker

Penerapan sanksi push up (Humas Polres Sumenep)
Penerapan sanksi push up (Humas Polres Sumenep)
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Sumenep – Puluhan muda mudi di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur terjaring razia tidak pakai masker, Sabtu (29/8/2020) malam.

Razia skala besar yang melibatkan Polri, TNI, Satpol PP, BPBD dan Dinkes itu menerapkan sanksi push up, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan menghafal Pancasila bagi muda mudi tersebut.

“Sanksi push up itu bagi 10 pemuda. Bagi perempuan yang tidak mengenakan masker dapat sanksi menyanyi dan menghafal Pancasila,” terang Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S, Minggu (30/8/2020) pagi.

Ia menjelaskan, razia dilakukan dalam upaya penegakan disiplin bagi masyarakat Sumenep agar mematuhi protokol kesehatan.

“Lokasi yang menjadi sasaran razia penggunaan masker di antaranya kafe (cafe) dan tempat-tempat yang ramai pengunjung,” katanya.

Razia dimulai pada pukul 21.00 WIB hingga Minggu (30/8/2020) dini hari. “Jadi, sifatnya ini teguran agar disiplin. Untuk sanksi administrasi menunggu peraturan yang akan ditetapkan oleh Bupati,” jelasnya.

Menurut dia, pelaksanaan razia gabungan juga bertujuan agar setiap pengusaha tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan inpres nomor 6 tahun 2020 dan Perbup nomor 55 tahun 2020.

Sedangkan cafe yang menjadi sasaran razia yakni Cafe Ramio Jl. Dr. Cipto Desa Kolor Kecamatan Kota, Sumenep.

Cafe Javain Jl. Adi Rasa Desa Kolor Kecamatan Kota Kabupaten Sumenep. Cafe Badudu Jl. Adi Rasa Desa Kolor Kecamatan Kota.

Selain itu, Cafe Ananda Jl. Arya Wiraraja Desa Kolor Kecamatan Kota Kabupaten Sumenep dan Taman Bunga (TB) Jl. Trunojoyo Kelurahan Pajagalan Kecamatan Kota Kabupaten Sumenep.(*)

Tonton juga video Puluhan Muda Mudi Sumenep Terjaring Razia Tak Pakai Masker

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.