oleh

Muhammadiyah Putuskan Tak Selenggarakan Salat Ied di Masjid atau Lapangan

PortalMadura.Com, Bangkalan – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bangkalan, Madura, Jawa Timur, menyatakan tidak akan menyelenggarakan Salat Idul Fitri berjemaah di masjid ataupun lapangan sebagai langkah antisipasi penularan wabah Covid-19.

Ketua PDM Bangkalan, Dr. Ir. H. Tamar Djaja, MM mengatakan, keputusan tersebut diambil mengingat situasi persebaran Covid-19 di Kabupaten Bangkalan yang semakin mengkhawatirkan.

“Di Bangkalan sudah banyak yang positif Covid-19, yang PDP dan ODP juga, bahkan yang tanpa gejala, ikhtiar kami untuk mengantisipasi itu,” ujarnya, Kamis (21/5/2020).

Ia menegaskan, keputusan yang diambilnya juga telah sesuai dengan Surat Edaran Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah terkait tuntunan Idul Fitri di tengah pandemi Covid-19.

“Kita sami’na wa ato’na (mengikuti), sesuai dengan edaran PP Muhammadiyah juga seperti itu,” katanya.

Tamar menuturkan, pihaknya telah mengomunikasikan hal tersebut dengan pengurus di tingkat cabang (PCM) dan ranting (PRM) agar meniadakan Salat Idul Fitri berjemaah di lapangan maupun di masjid.

“Sudah disampaikan juga ke bawah, ke cabang dan ranting, sudah sejak jauh-jauh hari dulu,” tegasnya.

Berdasarkan data Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bangkalan pada 20 Mei 2020, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 tercatat sebanyak 26 orang dan tersebar di tujuh kecamatan, dan kasus PDP (Pasien Dalam Pengawasan) sebanyak 13 orang.

Sementara itu, kasus ODP (Orang Dalam Pemantauan) berjumlah 845 orang dan ODR (Orang Dengan Risiko) sebanyak 19.013 orang. Sedangkan kasus OTG (Orang Tanpa Gejala) juga cukup mengkhawatirkan dengan 629 orang terpantau masuk dalam kategori itu.(*)

Penulis : Ubay NA
Editor : Raudatul Fitrah
Tirto.ID
Loading...

Komentar