oleh

Musim Penghujan, Laundry Di Madura Kebanjiran Order

SUMENEP (PortalMadura) – Musim penghujan bagi pengusaha Laundry di Madura, Jawa Timur perlu kerja extra. Sebab, selama musim penghujan, order cucian naik hingga 100 persen dari hari-hari biasa.

Salah satunya dialami Laundry 88 di Jalan KH A Sajad 165 Bangselok, Sumenep dan Laundry 88 di Jalan Amien Jakfar Pamekasan, Madura.

Bila pada hari biasa rata-rata cucian masuk 75 kilogram – 100 kilogram. Namun, selama musim penghujan 2013 ini, cucian masuk mencapai rata-rata 200 kilogram sampai 250 kilogram per hari.

Pihak manajemen Laundry 88 kewalahan melayani para pelanggan setianya. Yang awalnya melayani program ekspress atau 4 jam selesai dan layanan reguler 2 hari selesai. Saat ini, tidak lagi melayani program ekspress.

Layanan fokus pada program reguler. Bahkan, bagi pelanggan lama, tidak mempersoalkan bila harus selesai sampai 3 hari. “Karena kualitasnya bagus, 3 haripun baru selesai tidak ada masalah,” kata Dewi, seorang pelanggan setia Laundry 88 Sumenep, Selasa (24/12/2013).

Harga yang dipatok Laundry 88 yakni Rp4 ribu per kilogram (cuci-setrika plus aroma) untuk program reguler tidak menjadi masalah bagi pelanggannya. “Harga urusan terakhir, yang penting kualitasnya bagus, mas!,” katanya menambahkan.

Sementara, Yani, salah seorang kasir Laundry 88 Sumenep mengatakan, setiap musim penghujan selalu ada pelanggan baru. Makanya, cucian sampai menumpuk dan nyaris tidak terselesaikan tepat waktu.

“Mohon maaf bila ada cucian tidak selesai tepat waktu,” ujarnya.

Pihak manejemen, kata dia, sudah berusaha maksimal. Bahkan, ada penambahan karyawan dan penambahan peralatan berupa mesin cuci maupun setrika uap setiap kali musim penghujan. Namun tetap kewalahan menerima order cucian.

Yang perlu difahami oleh pelanggan, Laundry 88 tidak hanya menerima kiloan, melainkan menerima satuan yang perlu penanganan khusus, semisal pakaian sutra dan jenis kain lainnnya.

“Kalau program kiloan atau baju-baju biasa, tidak sulit mencucinya. Tapi, kalau kain yang harganya ratusan ribu bahkan ada yang diatas satu juta, maka perlu cermat dan penanganan khusus. Otomatis menyita waktu,” terangnya.

Pihak manajemen, tidak mengedepankan bisnis semata-mata. Meski orderan cucian banyak, namun bila diprediksi tidak akan selesai tepat waktu, lebih baik tidak diterima. “Sudah ada yang ditolak karena ful, masih ada yang tidak tepat waktu kok,” katanya.

Laundry 88 tetap mengedepankan kualitas bukan pada kuantitas. “Kami melayani dengan kualitas, bukan mengejar pendapatan semata. Laundry 88 bukan pendatang baru di Madura, tapi sudah dirasakan hasil kerjanya oleh semua kalangan,” katanya.

Laundry 88 menerapkan program Dry Clean dan White Clean yang belum tentu dimiliki oleh laudry lain.(deny/htn).

-
-
Tirto.ID
Loading...

Komentar