oleh

Muslim di India Diserang Karena Jual Daging Sapi

PortalMadura.Com, New Delhi – Seorang pria Muslim diserang oleh sekelompok Hindu di Negara bagian Assam, India, pada akhir pekan lalu karena dituduh menjual daging sapi, lansir media lokal, Senin kemarin.

Serangan terhadap Shaukat Ali terjadi di sebuah pasar di distrik Biswanath.

Gempur Rokok Ilegal Pemkab Sumenep

BACA : Jelang Liga 3 Jatim 2021, Madura FC Masih Butuh Empat Laga Uji Coba

Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, Ali terlihat berlutut dan diserang oleh sekelompok pria dan ditanyai tentang identitasnya.

Inspektur polisi distrik Biswanath, Rakesh Roshan, mengatakan polisi telah mendaftarkan laporan setelah menerima keluhan dari Ali bahwa dia diserang, dipanggil dengan sebutan “Bangladesh” dan dipaksa memakan daging babi, menurut laporan Hindustan Times.

Menurut situs berita Scroll.in, Negara bagian Assam memiliki undang-undang yang rumit dan sedikit ambigu tentang penyembelihan ternak.

Undang-undang pemeliharaan ternak Assam 1950 mengizinkan penyembelihan sapi yang berusia di atas 14 Tahun atau yang sudah tidak mampu bekerja dan berkembang biak. dilaporkan Anadolu Agency, Selasa (9/4/2019).

Peraturan itu menetapkan bahwa sapi harus mendapat sertifikat “cocok untuk disembelih” oleh dokter dari departemen peternakan negara dan kesejahteraan hewan sebelum disembelih.

Tidak seperti banyak Negara bagian lainnya di India, hukum di Assam tidak membedakan antara kerbau, sapi dan banteng.

Dapatkan Berita terbaru dari kami via Telegram

Komentar