Muslim Wajib Tahu, Ini 7 jenis Jual Beli Yang Dilarang Rasulullah

  • Bagikan
Jual Beli
ilustrasi

PortalMadura.Com – Islam merupakan agama yang syamil (menyeluruh), yang mencangkup segala permasalahan manusia, tidak terkecuali dengan jual beli. Jual beli telah disyariatkan dalam Islam dan hukumnya mubah atau boleh, berdasarkan Alquran, sunah, ijma’ dan dalil aqli (dalil yang bersumber dari akal).

Seperti yang kita ketahui, Rasulullah juga merupakan pedagang yang ulung dan terkenal dengan kejujurannya. Prinsip Rasulullah yang jujur dan adil ketika berdagang membuat beliau disegani para relasi bisnis maupun kompetitornya.

Jika Anda seorang pedagang, berlakulah jujur dan adil kepada pembeli Anda. Sebagaimana pesan Rasulullah agar tidak melakukan tujuh jenis jual beli berikut ini:

Jual Beli yang Belum Diterima
Seorang muslim tidak boleh membeli suatu barang kemudian menjualnya, padahal ia belum menerima barang dagangan tersebut.

Rasulullah bersabda: “Jika engkau membeli sesuatu, engkau jangan menjualnya hingga engkau menerimanya”.

Jual Beli Seorang Muslim dari Muslim Lainnya
Seorang muslim tidak boleh jika saudaranya telah membeli suatu barang seharga seratus ribu rupiah, kemudian ia berkata kepada penjualnya, “Mintalah kembali barang itu, dan batalkan jual belinya, karena aku akan membelinya darimu dengan harga lebih mahal”.

Jual Beli Najasy
Jual beli najasy adalah menawar suatu barang dengan harga lebih tinggi, tetapi tidak bermaksud untuk membeli, agar para penawar lain tertarik membelinya.

Jual Beli Barang Haram dan Najis
Seorang muslim dilarang menjual barang yang haram dan najis. Sebagaimana sabda Rasulullah: “ Allah SWT melarang jual beli arak, bangkai, babi, anjing, dan berhala,” (HR. Bukhori dan Muslim).

Jual Beli Gharar (Tidak Jelas)
Orang muslim tidak boleh menjual sesuatu yang di dalamnya tidak ada kejelasan. Tidak boleh menjual anak hewan yang masih di perut induknya, buah-buahan yang belum masak, atau barang tanpa melihat, atau menjual barang tanpa penjelasan sifatnya, jenisnya, atau beratnya jika barang tersebut tidak ada ditempat.

Jual Beli Sesuatu yang Tidak Ada Pada Penjual
Sebagaimana sabda Rasulullah: “Janganlah engkau menjual sesuatu yang tidak ada padamu”.

Jual Beli Mulamasah dan Munabazah
Jual beli mulamasah adalah calon pembeli diwajibkan membeli jika telah menyentuh barang dagangannya. Sedangkan jual beli munazabah adalah sistem barter (tukar-menukar) antara dua orang tanpa masing-masing memeriksanya terlebih dahulu. (hijabnesia.com/Salimah)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.