Nasib Jemaah Haji Pamekasan, Kemenag Tunggu Kebijakan Arab Saudi

Avatar of PortalMadura.com
Kemenag Pamekasan Pastikan Juknis Sertifikasi Dai Belum Turun
dok. Kepala Kantor dok. Kementerian Agama Pamekasan, Afandi (@portalmadura.com)
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Pamekasan – Pemerintah Arab Saudi melarang 20 Warga Negara Asing (WNA) masuk ke negaranya selama pandemi covid-19. Sebanyak 20 negara itu termasuk Indonesia.

Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Pamekasan, Afandi mengungkapkan, pihaknya belum bisa memastikan nasib Calon Jemaah Haji (CJH) Pamekasan, apakah bisa menunaikan ibadah haji tahun ini atau tidak.

“Kami sedang menunggu kebijakan pemerintah Arab Saudi untuk pemberangkatan haji, termasuk pelaksanaan umrah,” katanya, Kamis (4/2/2021).

Dikatakan, pihaknya masih menunggu keputusan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk memastikan nasib jemaah haji dan umrah. Namun dia tidak menampik jika ada pelarangan dari pemerintah arab saudi, entah hanya pembatasan jemaah atau bahkan pelarangan total.

Baca Juga:  Ketua DPRD Sumenep Ambil Sumpah Anggota Dewan PAW

“Tapi memang belum ada laporan dari masing-masing travel perjalanan umrah terkait pemberangkatan jemaah,” tandasnya.

Dia berharap masyarakat Pamekasan senantiasa mematuhi protokol kesehatan untuk mengantisipasi penyebaran covid-19.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.