oleh

Negara Absen, Rumah Kuli Gali Kuburan Nyaris Roboh

PortalMadura.Com, Sampang – Rumah yang dihuni Herwanto (65) warga Jalan Perkutut, RT 01/ RW 05, Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan/Kota Sampang, Madura, Jawa Timur, terlihat memprihatinkan.

Kondisinya reyot, genting berjatuhan dan tidak layak huni. Anehnya, tak ada sentuhan bantuan apapun dari pemerintah atau negara absen.

Gempur Rokok Ilegal Pemkab Sumenep

BACA : Jelang Liga 3 Jatim 2021, Madura FC Masih Butuh Empat Laga Uji Coba

Herwanto yang hanya menjadi tukang becak dan kuli gali kuburan ini mengaku tidak pernah tersentuh program bantuan sosial dari pemerintah, semisal Program Keluarga Harapan (PKH).

“Rumah yang kami tempati, sudah seperti ini sejak saya lahir. Bahkan tidak pernah ada bantuan sama sekali sampai sekarang. Jangankan bantuan rehab rumah, PKH saja tidak dapat,” kata Nurul Yakin, anak dari Herwanto, Jumat (5/4/2019).

Nurul telah berupaya hingga dua kali mengajukan proposal rehab rumah sesuai prosedur pada tahun 2017 dan 2018 melalui Dinas Sosial (Dinsos) Sampang. “Hasilnya, tidak ada sampai sekarang,” ucapnya.

Kasi Bantuan Sosial dan Korban Bencana, Dinsos Sampang, Syamsul Arifin mengaku, tidak punya wewenang untuk menangani bangunan warga yang hampir roboh itu.

“Kami hanya dapat menangani yang bersifat non fisik. Artinya, bisa membantu kondisi manusianya,” dalihnya.

Baca Juga : Mobil Box Terjun ke Jurang di Ponjuk Pamekasan, Kernet Hilang?

Disampaikan, Dinsos punya program individu tidak direncanakan untuk kemanusiaan dengan anggaran Rp 2,5 juta per orang.

“Program individu yang tidak direncanakan ini, hanya satu kali bantuan,” pungkasnya.

Dapatkan Berita terbaru dari kami via Telegram

Komentar