Negatif Corona, 27 TKI Asal Sampang Pulang Kampung Tetap Dipantau

Avatar of PortalMadura.com
Negatif Corona, 27 TKI Asal Sampang Pulang Kampung Tetap Dipantau
Tim Satgas Covid-19 Sampang, periksa kendaraan bermotor di Subs. Posko Jembatan Timbang, Kecamatan Jrengik, Sampang (Foto Rafi)

PortalMadura.Com, Sampang – Kebijakan lockdown untuk memutus mata rantai kasus virus corona (Covid-19) di Malaysia, membuat banyak Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur memilih pulang kampung.

Koordinator Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Bencana non Alam dan Percepatan Penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), Bidang Perhubungan Sampang, Aji Waluyo menyampaikan, tercatat 27 TKI yang sudah pulang dari negeri Malaysia.

“Ada 14 TKI yang kami periksa di Subs. Posko Covid-19 area Jembatan Timbang Kecamatan Jrengik. Sedangkan 13 TKI turun sebelum tiba di Posko sehingga tidak menjalankan pemeriksaan kesehatan,” ujarnya.

Aji menyebutkan, 13 TKI rata-rata warga bagian pantai utara (Pantura). “Bagi 14 TKI yang sudah diperiksa di Posko Covid-19 langsung dijemput keluarganya masing-masing,” katanya.

Baca Juga:  HUT ke-77 RI, 210 Narapidana Rutan Sampang Terima Remisi Umum

Kepulangan TKI asal Sampang, mendapat fasilitas dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan melakukan penjemputan dari Bandara Juanda Surabaya.

Sementara itu, Ketua Klaster Bidang Kesehatan Satgas Covid-19 Sampang, Asrul Sani mengaku, jika 27 TKI sudah dicek kesehatan sebelum pulang yang dilakukan Pemerintah Provinsi. Mereka dinyatakan bebas dari kasus pandemi Covid-19.

Pihaknya kembali memeriksa terhadap 13 TKI itu, suhu tubuh di bawah 38 derajat celcius dan mereka tidak ada yang mengeluh sakit.

“Jadi, 13 TKI yang turun sebelum tiba di Posko sudah kami koordinasikan dengan kecamatan agar melakukan pendataan identitas dan pemantauan perkembangan kesehatannya,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.