Nia Kurnia Fauzi Rajin Blusukan Demi Tekan Stunting

Penulis: Nor FitriyahEditor: Hartono
Nia Kurnia Fauzi Rajin Blusukan Demi Tekan Stunting
Nia Kurnia Fauzi

PortalMadura.Com, Sumenep – Nia Kurnia Fauzi rajin blusukan untuk menekan angka stunting di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Bahkan, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Sumenep ini mengajak seluruh elemen agar bersama-sama mencegah stunting.

“Ayo beri edukasi dengan baik dan benar kepada masyarakat. Lakukan bersama-sama agar stunting cepat teratasi,” kata Nia Kurnia Fauzi, Jumat (16/9/2022).

Angka stunting di Kabupaten Sumenep mencapai 17.400 jiwa atau mencapai 29% dari 60.000 balita. Hasil survei ini menjadikan Sumenep masuk kategori nomor 5 tertinggi di Jawa Timur.

Nia sapaan Nia Kurnia Fauzi merujuk pada target tahun depan yang disampaikan BKKBN Pusat, bahwa penurunan angka stunting di Sumenep harus signifikan.

“Makanya dalam penurunan stunting ini perlu melibatkan semua elemen. Lebih-lebih ibu-ibu PKK dari tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten,” terang ketua TP PKK Sumenep

Menurut Nia, kesadaran bersama dalam memberikan edukasi kepada masyarakat akan mempercepat penurunan stunting di Sumenep. Pola pikir dan pola hidup yang sehat perlu dikampanyekan bersama.

“Dalam kondisi apapun, kita pasti bisa menekan angka stunting bila dilakukan secara bersama dan gotong royong demi masa depan lebih baik,” ujarnya.

Ia pun menekankan agar ibu-ibu PKK berada di garda terdepan untuk memberikan pemahaman tentang kesehatan, baik pola hidup sehat, mencegah nikah dini dan hal lainnya.

“Ini semua bukan untuk siapa?, tetapi untuk kita juga, demi Sumenep lebih baik,” katanya.

Bila angka stunting dapat ditekan hingga tidak lagi ada stunting, otomatis akan mendorong pada pertumbuhan dan perkembangan pembangunan lainnya.

“Ayo bersama-sama mencegah stunting, turun bersama melayani masyarakat. Apa yang kita lakukan niatkan ibadah. Bismillah,” tandasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.