oleh

Normalisasi Sungai Pembuang Butuh Anggaran hingga Rp23 Miliar

PortalMadura.Com, Pamekasan – Normalisasi sungai kaloang yang menjadi pusat pembuangan air menuju pantai Desa Majungan, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, Madura, Jawa Timur membutuhkan anggaran mencapai Rp23 miliar.

Bupati Pamekasan, Achmad Syafii mengatakan, penanganan banjir yang kerap terjadi saat musim penghujan menjadi atensi khusus pemerintah kabupaten (Pemkab). Pihaknya telah meminta konsultan dari Institute Teknologi Surabaya (ITS) untuk menganalisa masalah banjir yang terjadi di bumi Gerbang Salam.

“Temuannya (ITS) ya sebagaimana yang terjadi selama ini, tapi mereka lebih rinci tahapan-tahapannya. Contoh, persoalan utama adalah normalisasi saluran pembuangan disana (sungai kaloang). Jadi ini harus diambil dulu,” ungkapnya, Sabtu (2/1/2016).

Menurutnya, jika saluran pembuangan tersebut dibiarkan meski saluran yang ada di perkotaan sudah diperbaiki, maka dipastikan tidak bisa mengendalikan banjir saat aliran air deras. Hitungan anggaran dari konsultan ITS untuk normalisasi sungai pembuang itu membutuhkan anggaran Rp23 miliar.

“Kemarin saya check di lapangan memungkinkan untuk dikerok dan diperluas. Mereka (Konsultas ITS) mengetahui kemarin dimana saja alur pembuangannnya, ini merupakan langkah taktis kita,” akunya.

Menurutnya, rencana anggaran Rp23 miliar tersebut hanya untuk normalisasi saluran pembuang atau sungai Kaloang dari Kelurahan Patemon menuju pantai Desa Majungan, Kecamatan Pademawu. Tidak termasuk anggaran normalisasi lainnya di seputar kota.

“Belum lagi normalisasi Kali Semajid ya, saya sekarang lagi menunggu reka-reka anggaran lainnya dari ITS,” pungkasnya. (Marzukiy/choir)


Komentar