oleh

Nyaris Terlupakan, Gua Jeruk Tempat Pertapaan Sultan Abdurrahman Sumenep

PortalMadura.Com, Sumenep – Gua Jeruk yang ada di luar kawasan Asta Tinggi, Desa Kebunagung, Kecamatan Kota Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur memiliki nilai sejarah tersendiri.

Konon, Gua Jeruk menjadi salah satu tempat pertapaan (tempat mengendalikan energi) Sultan Abdurrahman Pakunataningrat yang merupakan Adipati Sumenep pada tahun 1811-1854 M.

Namun, keberadaan Gua Jeruk tersebut nyaris terlupakan. Awalnya, Gua Jeruk menjadi salah satu jujukan para wisatawan. Berbagai sumber menyebutkan, wisatawan yang datang itu tidak hanya warga Madura.

Kini, pemerintah desa setempat mulai mengemas keberadaan Gua Jeruk tersebut untuk dijadikan objek wisata desa yang akan disandingkan dengan wisata lain yang sedang digarap pemerintah desa.

“Kita mulai dari mukanya dulu [pintu masuk], nanti akan dikembangkan ke Gua Jeruk,” kata Kepala Desa Kebunagung, Sumenep, Bustanul Affa pada PortalMadura.Com, Kamis (5/11/2020).

Pihaknya mengakui jika keberadaan Gua Jeruk sangat layak jual untuk pengembangan pariwisata Sumenep. Bahkan, banyak titik-titik spot selfie (swafoto) yang akan diburu oleh kaum milenial.

“Dari lokasi itu [Gua Jeruk] kita bisa melihat bagaimana keindahan kota Sumenep, karena tempatnya sangat tinggi,” terangnya.

Ia menargerkan, tahun 2021 pembangunan Gua Jeruk yang akan dipaketkan dengan wisata lain yang sedang digarap akan selesai. “Ini tentu akan berdampak positif pada perekonomian warga sekitar,” tandasnya.(*)

Podcast – Wisata Kebunagung Sumenep, Ubah Mitos Buruk Jadi Sumber Ekonomi Warga

Penulis : Hartono
Editor : Dwi Oktaviana KK

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.