Nyaris Tewas, Maling Motor Dihakimi Massa di Sumenep

IMG 20180424 WA0007
Pelaku Curanmor saat di Puskesmas Lenteng Sumenep (Foto: Samsul Arifin)
    Bagikan:

https://www.youtube.com/watch?v=R3FRtw5kLPw&feature=youtu.be

PortalMadura.Com, Sumenep – Maling sepeda motor beraksi di Masjid Baitul Hamid, Dusun Padanan, Desa Lenteng Barat, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Selasa (24/4/2018).

Pelaku yang diketahui berinisial MR (18), warga Dusun Mangar, Desa Gadu Timur, Kecamatan Ganding Sumenep itu beraksi saat puluhan jemaah masjid sedang salat subuh sekitar pukul 04.30 WIB. Pelaku mengambil motor milik Moh Amir (67), warga Dusun Trebung, Desa Lenteng Barat, Kecamatan Lenteng.

“Saat jemaah masjid salat subuh, tiba-tiba terdengar suara motor di halaman masjid, para jemaah yang sudah selesai salat langsung keluar mengejar pelaku dan pelaku sempat dimassa,” kata salah seorang warga setempat, Addur.

Baca Juga:  Pengamanan Aksi PMII, Polres Sumenep Terjunkan 301 Personel

Beruntung ada warga yang melerai agar massa tidak terus mengamuk sehingga pelaku tidak sampai tewas di lokasi kejadian. Setelah dimassa, korban diserahkan ke polisi dan dibawa ke Puskesmas setempat untuk menjalani perawatan.

“Saat ini kasus pencurian motor itu sudah dalam penanganan kami,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Abd Mukit.

Polisi telah mengamankan barang bukti berupa Motor Honda Scoopy berwarna merah kombinasi hitam dengan nomor polisi M 3984 WT, satu buah bor tangan, satu buah mata bor dengan panjang 29 cm, satu buah kantong warna merah bertuliskan ROYAL FLUSH dan satu buah tali pengikat terbuat dari karet atau ban.

“Saat ini pelaku berada di Puskesmas Lenteng dan rencananya akan dirujuk ke RSUD dr. Moh Anwar,” papar Mukit. (Arifin/Putri)

Baca Juga:  Seni Kriya Sebagai Unggulan, Sumenep Resmi Masuk Ekosistem Kabupaten Kreatif Indonesia

Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.