Oknum Bidan Diduga Punya PIL Hingga Tega Telantarkan Anak

  • Bagikan
Oknum Bidan Diduga Punya PIL Hingga Tega Telantarkan Anak
kanan, putra pasangan RNS dan MRS (Rafi @portalmadura.com)

PortalMadura.Com, Sampang – Oknum bidan inisial RNS (35) di Puskesmas Karang Penang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, diduga memiliki pria idaman lain (PIL).

Dugaan perselingkuhan bidan yang bertugas di Desa Blu’uran itu diketahui sendiri oleh suami sahnya, MRS. Suaminya sempat melaporkan ke Puskesmas Karang Penang dan Dinkes KB setempat.

Namun, MRS merasa tidak mendapatkan respon positif atas laporan dugaan perselingkuhan istrinya. RNS juga disebut-sebut telah tega telantarkan putra kandungnya.

“Puskesmas belum memberikan respon. Tapi, internal Puskesmas sudah menjadi rahasia umum, jika istri saya diduga selingkuh dengan pria inisial EK,” kata MRS, Selasa (16/11/2021).

Oknum bidan itu, berstatus aparatur sipil negara (ASN) warga Jalan Pahlawan, Kelurahan Dalpenang, Kecamatan Kota Sampang, dan suaminya, MRS, warga Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Suami oknum bidan itu, kini mengadukan kasus dugaan perselingkuhan pada Jatim Corruption Watch (JCW) untuk dibantu melaporkan ke Polres Sampang.

“Saya pasrahkan kasus dugaan perselingkuhan ke JCW agar dikawal sampai pelaporan ke polisi. Bukan pertama kali, tapi sudah kesekian kali sampai menelantarkan anak,” katanya.

Ia menyebutkan, kasus dugaan perselingkuhan yang dilakukan RNS bukan hanya sekali dengan modus pergi ke pondok bersalin desa (Polindes). RNS, kata dia, sering diketahui selingkuh hingga pernah minta maaf pada dirinya dan keluarga besarnya.

“Hampir setiap hari keluar dari tempat dinas Polindes dengan alasan ada rapat atau arisan. Ternyata, dia (RNS) keluar dengan pria selingkuhannya. Bahkan, anak saya pun bilang pernah melihat foto dengan pria lain di handphone mamanya,” ujarnya.

Ketua JCW Sampang, H. Tohir menyampaikan, pengaduan kasus dugaan perselingkuhan yang melibatkan oknum bidan inisial RNS yang berdinas di Puskesmas Karang Penang telah diterima.

“Aduan telah kami terima. Sebelumnya, suami oknum bidan telah melaporkan ke pihak Dinas Kesehatan. Hal ini, kami akan lakukan tindak lanjut pengawalan,” ungkapnya.

Aba Tohir mengaku, kasus dugaan perselingkuhan oknum bidan akan dikawal sampai pelaporan di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKP SDM), serta Inspektorat Sampang.

“Kami juga ada kesepakatan dengan MRS, kasus dugaan perselingkuhan yang dilakukan istrinya akan menempuh jalur hukum melalui laporan di Mapolres Sampang,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Karang Penang, Hartono belum memberikan keterangan secara detail atas kasus dugaan perselingkuhan oknum bidan RNS (35). “Maaf pak, sedang ada pelaksanaan dan tamu dari dinas,” singkatnya.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.