oleh

Oknum Kades Dilaporkan ke Polres Sumenep

PortalMadura.Com, Sumenep – Oknum Kepala Desa di Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dilaporkan ke Polres setempat.

Sesuai bukti Laporan Polisi (LP) 38/II/2020/JATIM/RES SMP tanggal 03 Februari 2020, salah satu oknum Kades di Kecamatan Gapura dilaporkan oleh Leo Dominus Parinusa, warga jalam Wahid Hasyim No 21 Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep atas dugaan pengancaman dengan menggunakan media elektronik sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang No 19 Tahun 2016 Tentang ITE.

Warga jalan Wahid Hasyim No 21 Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep itu merupakan manajer salah satu tambak udang yang melaporkan oknum kades tersebut merupakan manajer salah satu tambak udang yang baru mulai digarap di Dusun Palegin, Desa Longos.

Ia menilai, oknum Kades tersebut telah mengancam dengan kata-kata “maaf saya jangan disamakan dengan kepala desa yang lain, akan saya habisi semua”.

“Dengan kata-kata seperti itu keselamatan kami merasa terancam. Makanya, kami laporkan ke Polres,” kata Leo Dominus Parinusa, Selasa (4/2/2020).

Menurutnya, pengancaman tersebut berawal saat pihak pengelola tambak udang itu mempekerjakan satu orang berasal dari desa tetangga, sementara pekerja lainnya mayoritas dari Desa Longos.

Baca Juga : Rekrutmen Pendamping WUB Disnakertrans Pamekasan Diduga Sarat Permainan

“Yang kami kurang suka itu caranya berkomunikasi. Kenapa tidak bicarakan dengan baik-baik, sampai mengancam segala. Ancaman itu tidak hanya ke saya, tapi juga ke pekerja saya,” ucapnya.

Ia meminta agar aparat kepolisian menindaklanjuti laporan tersebut. Sebab, jika dibiarkan, para pekerja di tambak udang tersebut mengalami kekhawatiran terkait keselamatannya. “Kami mohon, laporan ini ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku,” harapnya.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti mengatakan, saat ini pihaknya masih proses koordinasi dengan pihak terkait di Polres Sumenep.

“Ini saya masih koordinasi soal laporan itu mas,” jawabnya singkat.

Penulis : Samsul Arifin
Editor : Putri Kuzaifah

Komentar