oleh

Ombak Capai 4 Meter, Pencarian Korban KM Obama Dihentikan

PortalMadura.Com, Sumenep – Tim gabungan Polsek Sapeken dan TNI menghentikan pencarian korban hilang, Bustomi (45) warga Dusun Kayuaru, Desa/Kecamatan Kangayan, Sumenep.

Korban hilang akibat KM Obama yang ditumpangi terbalik di perairan Pulau/Desa Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Rabu (26/8/2020) pukul 09.15 WIB.

“Ombak besar mencapai 4 meter. Pencarian korban kita hentikan dulu,” terang Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S.

KM Obama dengan nahkoda Acok (38) warga Desa Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, Sumenep berpenumpang 15 orang, termasuk nahkoda dan Anak Buah Kapal (ABK).

KM Obama merupakan kapal penumpang (trayek) Pagerungan Besar hendak menuju Pulau Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken, Sumenep. Kapal terbalik akibat diterjang ombak besar.

“Jadi, tinggal satu orang yang hilang. Dua belas orang selamat dan dua meninggal dunia,” katanya.

Dua korban meninggal dunia yakni penumpang perempuan, Iyat (27) dan balita umur tiga tahun, Azmi. Keduanya warga Desa Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken.

Sedangkan 12 penumpang selamat termasuk anak buah kapal sudah dalam penanganan tenaga medis di Pustu Pagerungan Kecil dan Pustu Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, Sumenep.

Berikut nama-nama korban selamat:

Di Pustu Pagerungan Kecil

Mulzam (27), Uul (35), Abu Hurairah (38), Usman Ali (52), Samsul Maarif (20), Misba (30), Khairul (27). Semuanya penumpang warga Pulau/Desa Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken.

Korban lainnya, Maliya (50) dan Rifaldi (18). Keduanya warga Desa Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken.

Di Pustu Pagerungan Besar

Acok (38) nakhoda, Sufyan (48) anak buah kapal, Erfan (25) penumpang. Ketiganya, warga Desa Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, Sumenep. (*)

Penulis : Hartono
Editor : Oktaviana Dwi KK

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.