Ombak Capai 4 Meter, Pencarian Korban KM Obama Dihentikan

Petugas dari Polsek Sapeken dan TNI setempat melakukan proses pencarian korban hilang akibat KM Obama terbalik dihantam ombak di perairan Pagerungan Kecil, Rabu (26/8/2020) pagi. (Foto Ist for @portalmadura.com)
Petugas dari Polsek Sapeken dan TNI setempat melakukan proses pencarian korban hilang akibat KM Obama terbalik dihantam ombak di perairan Pagerungan Kecil, Rabu (26/8/2020) pagi. (Foto Ist for @portalmadura.com)
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Sumenep – Tim gabungan Polsek Sapeken dan TNI menghentikan pencarian korban hilang, Bustomi (45) warga Dusun Kayuaru, Desa/Kecamatan Kangayan, Sumenep.

Korban hilang akibat KM Obama yang ditumpangi terbalik di perairan Pulau/Desa Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Rabu (26/8/2020) pukul 09.15 WIB.

“Ombak besar mencapai 4 meter. Pencarian korban kita hentikan dulu,” terang Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S.

KM Obama dengan nahkoda Acok (38) warga Desa Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, Sumenep berpenumpang 15 orang, termasuk nahkoda dan Anak Buah Kapal (ABK).

KM Obama merupakan kapal penumpang (trayek) Pagerungan Besar hendak menuju Pulau Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken, Sumenep. Kapal terbalik akibat diterjang ombak besar.

Baca Juga:  Usung 2 Tuntutan, Massa Aksi PMII Demo Polres Sumenep

“Jadi, tinggal satu orang yang hilang. Dua belas orang selamat dan dua meninggal dunia,” katanya.

Dua korban meninggal dunia yakni penumpang perempuan, Iyat (27) dan balita umur tiga tahun, Azmi. Keduanya warga Desa Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken.

Sedangkan 12 penumpang selamat termasuk anak buah kapal sudah dalam penanganan tenaga medis di Pustu Pagerungan Kecil dan Pustu Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, Sumenep.

Berikut nama-nama korban selamat:

Di Pustu Pagerungan Kecil

Mulzam (27), Uul (35), Abu Hurairah (38), Usman Ali (52), Samsul Maarif (20), Misba (30), Khairul (27). Semuanya penumpang warga Pulau/Desa Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken.

Korban lainnya, Maliya (50) dan Rifaldi (18). Keduanya warga Desa Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken.

Baca Juga:  Menparekraf Targetkan Sumenep Jadi Lokasi Destinasi Pariwisata dan Ekraf

Di Pustu Pagerungan Besar

Acok (38) nakhoda, Sufyan (48) anak buah kapal, Erfan (25) penumpang. Ketiganya, warga Desa Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, Sumenep. (*)


Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.