oleh

Operasi Anti Teroris, Polres Pamekasan Nihil Temuan

PAMEKASAN (PortalMadura) – Pasca Densus 88 Antiteror menangkap dua terduga teroris di Jalan Tanah Merah Sayur I Kenjeran Surabaya Senin (20/1/2014) malam, Polres Pamekasan juga menggelar operasi mendadak Selasa (21/1/2014) dini hari.

Operasi itu digelar di Jalur Propinsi jalan Trunojoyo depan rumah sakit umum Pamekasan/ sejak pukul satu hingga jam 4 pagi.

Kapolres Pamekasan, AKBP Nanang Chadarusman mengatakan, operasi itu serentak digelar di semua polsek jajaran di Pamekasan, untuk menciptakan keamanan pasca penangkapan dua terduga teroris, yakni Isnaini Ramdhoni dan Abdul Majid.

“Operasi itu memang perintah dari pimpinan dan kita lakukan di semua sektor kecamatan tadi malam antisipasi pasca penangkapan teroris. Kemudian agendanya adalah cipta kondisi jelang Pemilu,” katanya.

Nanang Chadarusman menjelaskan, dari semua operasi yang digelar baik di polres maupun di polsek-polsek, sementara ini masih belum membuahkan hasil yang maksimal sesuai dengan target dan sasaran operasi tersebut.

“Selama kurang lebih tiga jam kita gelar operasi belum ada sesuatu yang mencurigakan. Sasaran kita adalah sajam, handak dan senjata api,” jelasnya.

Pada senin malam Densus 88 menangkap dua terduga teroris di dekat SPBU Kedung Cowek, Kenjeran Surabaya, kemudian dilanjutkan menggerebek rumah keduanya di rumah No 17 Tanah Merah Sayur I, tidak jauh dari Jembatan Suramadu.

Dari dalam rumah itu, ditemukan bom rakitan siap ledak dan sejumlah bukti-bukti teroris lainnya, dan siap meledakkan beberapa lokasi diantaranya Gang Dolly, kantor polisi Jawa Timur, dan sejumlah tempat hiburan di Surabaya. (reiza/htn)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.