Pamekasan Biarkan Rumah Kos Mesum Beroperasi

Rayakan Ultah, Dua Laki-laki dan Tiga Perempuan Tidur Sekamar di Rumah Kos
Petugas menginterogasi pasangan tanpa ikatan nikah, Jumat (7/12/2018), (Foto: Marzukiy)
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Pamekasan– Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur tidak menindak tegas rumah kos yang sering kali ditempati pasangan mesum.

Sampai saat ini, dibiarkan beroperasi tanpa sanksi tegas, salah satunya rumah kos Jalan Bonorogo.

Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Pamekasan, Hasanurrahman mengatakan, pihaknya sudah mengirim surat kepada sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Satu Pintu.

Selain itu, pihaknya juga melayangkan surat kepada pihak kecamatan dan lurah perihal rumah kos nakal tersebut.

“Kami berencana melakukan pembinaan terlebih dahulu, tetapi kalau nanti tidak mengindahkan, kami akan menindak tegas,” katanya saat dikonfirmasi via telpon, Senin (10/12/2018).

Baca Juga:  Pertama di Indonesia, Unija Launching 'Rumah Restorative Justice'

Dia berdalih, pihaknya kesulitan menemui pemilik rumah kos lantaran sering ke luar kota dengan alasan bisnis. Tetapi, petugas sudah menyampaikan surat teguran kepada penjaga tempat kos yang bersangkutan agar disampaikan kepada pemiliknya.

“Kalau nanti tetap mokong, insyaallah akan kami tutup. Kalau memang berizin, sesuai aturan kami cabut izinnya dan itu tindakan terakhir,” tandasnya.

Dia tidak menampik jika selama tahun 2018 belum ada tempat kos yang ditutup meskipun ditempati pasangan di luar nikah. Mengingat dalam menutup atau mencabut izin rumah kos harus melalui prosedur, mulai surat peringatan (SP) 1 dan terakhir SP3.

“Kami menghimbau kepada pemilik kos agar mematuhi aturan yang ada dengan membaca aturan apa saja yang ada di Pamekasan,” pungkasnya. (Marzukiy/Putri)

Baca Juga:  Kajati Jatim Bangga ‘Rumah Restorative Justice Unija', Ini Syarat Kasus Yang Bisa Ditangani

Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.