oleh

Pamekasan Gagal Laksanakan UN Online

PortalMadura.Com, Pamekasan – Lembaga pendidikan di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, gagal melaksanakan ujian nasional (UN) secara online tahun 2015.

Kepala bidang pendidikan menengah dinas pendidikan (Disdik) Pamekasan, Moch. Tarsun mengaku tidak tahu alasan pasti mengapa sekolah dibawah naungannya tidak dapat melaksanakan UN online. Namun, informasi yang didapat sementara karena kuota di Jawa Timur terbatas.

“Setelah diverifikasi, keputusan panitia UN Jawa Timur, maka tidak ada yang online di Pamekasan. Keputusan ada disana, alasannya karena pagu yang online itu sudah cukup,” katanya, Minggu (29/3/2015).

Peserta UN di Kabupaten Pamekasan untuk tingkat SMA dan yang sederajat mencapai 11.477 dengan rincian, SMA 3.546, MA 5.601 dan SMK sebanyak 2.600 siswa.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMKN 3 Pamekasan, Musyaffak, mengakatan, pihaknya sudah siap secara keseluruhan untuk melaksanakan UN online. Baik ketersediaan komputer, server dan daya wat yang ada.

“Untuk UN online disini ternyata tidak jadi, penyebabnya menurut penjelasan lisan dari kementerian yang disampaikan kepada kasi kurikulum Disdik Jatim bahwa pemerintah tidak cukup dana untuk membiayai keseluruhan. Sehingga, Jatim itu dibatasi,” jelasnya.

Akibatnya, sekolah yang diverifikasi tahap dua sebagian besar tidak mendapat kuota UN online. Untuk wilayah Madura yang diverifikasi tahap dua adalah SMKN 2 Sampang, SMKN 2 dan SMKN 3 Pamekasan.

“Ketiganya dinyatakan layak melaksanakan UN online, tetapi karena kuota di Jawa Timur sedikit akhirnya tidak masuk dalam SK menteri sebagai peserta UN online,” pungkasnya. (Marzukiy/choir)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.