oleh

Pamekasan Kekurangan 126 Tenaga Penyuluh Keluarga Berencana

PortalMadura.Com, Pamekasan– Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB-) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur mengalami kekurangan tenaga penyuluh. Akibatnya, sosialisasi KB kepada masyarakat tersendat.

Kepala BPPKB Pamekasan, M. Musyaffak mengatakan, tenaga penyuluh pada tahun 2016 hanya tercatat 60 orang. Padahal idealnya, setiap desa memiliki satu penyuluh KB. Jika demikian, maka Pamekasan seharusnya mempunyai 189 penyuluh. Artinya mengalami kekurangan penyuluh sebanyak 129 orang.

“Idealnya satu penyuluh satu desa, agak ideal satu penyuluh dua desa. Artinya bukan hanya kurang, tapi sangat kurang. Karena sampai sekarang belum ada pengangkatan, jadi kita berusaha semaksimal mungkin memanfaatkan tenaga yang ada,” katanya, Selasa (12/1/2016).

iklan hari santri

Pria asal Desa Bragung Kecamatan Guluk-Guluk, Sumenep ini menambahkan, penyuluhan KB selama ini dibantu oleh pembantu keluarga berencana tingkat desa danĀ  Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) tingkat desa.

“Pemerintah saya kira lebih tahu dengan kondisi ini, dan kekurangan penyuluh tersebut tidak hanya terjadi di Pamekasan saja. Kekurangan penyuluh ini karena pensiun dan ada juga karena masuk pejabat struktural,” tandasnya.

Musyaffak mengklaim, program penyuluhan kepada masyarakat tetap berjalan maksimal meski jumlah penyuluh sangat terbatas. Beberapa program yang dicanangkan tercapai sesuai dengan harapan. (Marzukiy/har)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.