oleh

Pamekasan Kekurangan Guru, Kecamatan Proppo Terbanyak

PortalMadura.Com, Pamekasan – Tenaga pendidik di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur sampai saat ini masih kurang. Tak pelak, kondisi itu membuat kegiatan belajar mengajar (KBM) di lembaga pendidikan tidak maksimal.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan (Disdik) Pamekasan dari 13 kecamatan yang ada, seluruhnya masih kekurangan guru, dengan rincian Kecamatan Pakong kurang 6 persen guru, Galis 1 persen, Palengaan 9 persen, Pamekasan 5 persen, Pademawu 6 persen, Waru 8 persen dan Larangan kurang 4 persen.

“Kemudian untuk Kecamatan Tlanakan masih kekurangan guru sebanyak 7 persen, Pegantenan 14 persen, , Batumarmar 12 persen, Kadur 4 persen, Pasean 8 persen dan Kecamatan Proppo terbanyak, yakni kurang 16 persen guru,” kata Kepala Bidang Ketenagaan Disdik Pamekasan, Suryanto, Rabu (25/3/2015).

Pihaknya tidak bisa menambah kekurangan guru tersebut, mengingat sudah menjadi kewenangan pemerintah pusat. Namun demikian, ia mengaku, kekurangan guru itu tidak akan mengganggu proses KBM yang ada di sekolah.

“Insya-Allah tidak mengganggu lah, karena sebagian sekolah sudah dibantu oleh guru suka relawan,” pungkasnya. (Marzukiy/htn)


Komentar