Panwaslu Bangkalan Hentikan Ungkap Kasus Dugaan Politik Uang

Stop Politik Uang
Ilustrasi
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Bangkalan– Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur menghentikan laporan dugaan politik uang (money politic) jilid II yang dilakukan oleh pasangan calon (Paslon) nomor urut 1 Pilkada Bangkalan, Farid Alfauzi.

Ketua Panwaslu Bangkalan, Mustain Saleh mengatakan, penghentian kasus tersebut setelah Panwaslu melakukan rapat dengan Gakkumdu. Laporan itu dihentikan lantaran keterbatasan alat bukti.

“Pendapat penyidik kepolisian, berdasrkan pasal 184 KUHP terkait alat bukti pidana, hanya keterangan saksi dari pelapor yang masuk unsur,” terang dia, Senin (26/2/2018).

Menurutnya, Kejaksaan juga akan kesulitan apabila laporan tersebut dipaksakan untuk dilanjutkan ke tahap penyidikan dan penuntutan.

Pasalnya, hingga batas waktu yakni 3+2 hari yang menjadi ambang batas klarifikasi (pemeriksaan), hanya mampu meminta keterangan pada saksi.

Baca Juga:  Bunuh Ayah Kandung, Wanita Sampang Dirujuk ke RSJ Menur Surabaya

“Rapat pleno akhirnya memutuskan laporan 002 (jilid 2) tersebut dihentikan, karena tidak adanya kesepakatan bersama dalam pembahasan dengan Sentra Gakkumdu,” katanya.

Diceritakan, sebelum rapat pleno, Panwaslu terlebih dulu mendatangkan saksi ahli pidana dari UTM, berdasarkan pertimbangan dari saksi ahli, unsur-unsur dan alat bukti pembuktian laporan Mahari Ardiansyah hingga ke-5 masih lemah, sehingga laporan 002 tidak dilanjutkan ke tahap penyidikan dan penuntutan.

“Pihaknya menyambut baik adanya kesadaran masyarakat yang sudah melaporkan dugaan politik uang,” ujarnya.

Pihaknya terus akan melakukan pencegahan dan penindakan pada Pilkada serentak 2018. “Kami mohon bantuan info, data tambahan untuk membongkar dan kerjasamanya kepada pihak-pihak terkait, untuk bersama-sama menciptakan Pilkada Bangkalan berintegritas dan bermartabat,” pungkasnya.(Hamid/Putri)

Baca Juga:  Bunuh Ayah Kandung, Wanita Sampang Dirujuk ke RSJ Menur Surabaya

Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.