Para Orang Tua, Mau Ajarkan Balita Anda untuk Bicara dengan Suara Lembut? Begini Caranya

  • Bagikan
Para Orang Tua Mau Ajarkan Balita Anda untuk Bicara dengan Suara Lembut Begini Caranya
ilustrasi

PortalMadura.Com – Seorang anak terutama yang masih balita umumnya suka sekali berteriak saat berbicara. Apalagi saat bermain dengan teman seusianya, mereka tentu akan semakin melakukan hal tersebut. Dengan berteriak, mereka akan merasa gembira karena bisa mengekspresikan perasaannya.

Bahkan, terkadang si kecil juga pernah berteriak saat berbicara dengan orang tuanya. Hal itu tentu termasuk dalam sikap yang tidak sopan, karena anak perlu diajarkan untuk memiliki sikap sopan dengan mengontrol suaranya.

Sebagaimana menurut seorang psikolog anak, Katherine Lee mengatakan, bahwa sangatlah penting untuk mengajarkan anak berbicara dengan suara yang lembut. Berteriak boleh saja asalkan melihat kondisi dan situasi tertentu sehingga si kecil harus bisa menurunkan level suaranya pada suatu waktu tertentu juga.

Tentunya, peran orang tua sangatlah penting agar bisa mendidik anak untuk menggunakan suara lembut dengan jelas. Caranya, orang tua bisa mencontohkannya terlebih dahulu dengan berbicara menggunakan suara yang jelas dan lembut saat berbicara dengannya. Jika jaraknya terlalu jauh, orang tua bisa mendekatinya agar lebih jelas. Dengan begini, anak akan secara langsung memahami kebiasaan yang sering dilakukan oleh orang tua sehingga bisa terbiasa berbicara dengan suara yang lembut juga.

Selain itu, hal ini bisa dinilai sebagai sikap yang lebih sopan dan lebih diterima. Para orang tua juga perlu sadar untuk menggunakan suara yang lembut agar anak bisa mengikutinya.

Si kecil memang akan mencobanya sesekali, maka dari itu orang tua harus sabar untuk mengajarkannya. Dengan anak bisa mengontrol suara, mereka bisa belajar tata krama dan kesopanan. Orang tua juga bisa selalu mengingatkannya untuk menghindari berteriak di tempat umum seperti tempat ibadah, rumah sakit, ataupun tempat wisata. Selamat mencoba, Bunda! (vemale.com/Salimah)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.