oleh

Pasar Tumpah Akar Kemacetan di Madura, Pemda Butuh Rp200 Miliar

PortalMadura.Com, Bangkalan – Pasar tumpah yang menyebabkan kemacetan sering terjadi di Jalan Provinsi di Madura, khususnya di wilayah Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, sulit diatasi oleh Pemerintah Daerah (Pemda) setempat.

Kabid Pengelolaan Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disprindag) Kabupaten Bangkalan, Sutanto menjelaskan, ada empat pasar tradisional yang berada di jalan akses utama pulau Madura dan menjadi permasalahan saat kemacetan terjadi.

Untuk membangun empat pasar tersebut, dibutuhkan dana cukup besar atau sekitar Rp 200 miliar. Anggaran ini tidak mungkin dapat teratasi dari APBD Bangkalan. Pihaknya butuh bantuan pemerintah pusat dan Pemprov.

“Kami membutuhkan dana sekitar 200 miliar rupiah. Untuk pasar Blega 45 miliar rupiah, Patemon 33 miliar, Tanah Merah 58 miliar dan Pasar Lomaer butuh 35 miliar,” urainya, Kamis (19/3/2020).

Menurutnya, pembangunan pasar tidak hanya dapat mengurai kemacetan. Pertumbuhan ekonomi masyarakat akan semakin baik dan akan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pihaknya berharap pemprov dan pusat memberikan bantuan keuangan untuk pasar tumpah tersebut.

“Supaya kami bisa merencanakan dan membangun pasar yang ada di empat kecamatan tersebut secara tuntas,” tandasnya.(*)

Penulis : Imron
Editor : Nurul Hijriyah
Tirto.ID
Loading...

Komentar