Pasca Dicebur Suami ke Sumur, Korban Masih Trauma dan Shock

  • Bagikan
Fatimatus Zahra
Fatimatus Zahrah

PortalMadura.Com, Sumenep – Fatimatus Zahra (25) warga Desa Larangan Barma, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur masih trauma dan shock pasca dicebur ke sumur oleh suaminya, Hadiyanto (27), warga setempat.

Ibu satu anak itu, mengaku takut keluar rumah. Apalagi melihat sumur. “Saya takut sekali untuk melihat sumur. Setelah selesai memberi keterangan pada polisi, saya lebih banyak di dalam rumah,” kata Fat sapaan akrab Fatimatus Zahra, pada PortalMadura.Com, Minggu (1/11/2015).

Ia juga mengaku masih sakit dan pusing pada kepala bagian kanan dan leher bagian kiri. “Saya merasakan kalau ada bagian anggota tubuh yang sakit. Mungkin karena benturan dengan dinding sumur,” ujarnya sambil meneteskan air mata.

Fat tidak menduga jika suaminya akan berbuat nekat hingga menceburkan ke dalam sumur, karena sebelumnya tidak pernah memukul. “Kalau cekcot mulut memang sering terjadi dan saya dilarang bergaul dengan siapapun, walaupun saudara sendiri,” bebernya.

Atas peristiwa tersebut, ia berharap dapat perlindungan hukum dan pelakunya diganjar yang setimpal. “Saya tidak minta lebih, tapi hukumannya yang setimpal,” imbuh bapak korban.

Sementara, Kapolres Sumenep, AKBP Rendra Redita Dewayana melalui Kasubag Humas, AKP Hasanudin menegaskan, jika pelaku sudah resmi ditahan sejak, Minggu (1/11/2015).

“Perintah penahanan sudah keluar. Jadi, sejak hari ini resmi pelaku ditahan di polres,” katanya.

Tersangka Hadiyanto, bakal dijerat Pasal 44 ayat 1, Undang-undang RI Nomor 23 Tahun 2004, tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga.

“Ancaman hukumannya lima tahun penjara,” pungkasnya.

Sebelumnya, pelaku nekat menceburkan istrinya sendiri ke dalam sumur milik warga di Dusun Sempung, Desa Larangan Barma, Batuputih, sekitar pukul 09.00 Wib, Jumat (30/10/2015).

Saat itu, pelaku dan korban yang dikarunia satu anak berumur 1,5 tahun itu, hendak mencuci baju. Namun, terjadi cekcot mulut hingga akhinya korban dicebur ke sumur. Untungnya, korban selamat.(Hartono)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.