oleh

Pasien Covid-19 Baru Bertambah 8 Kasus, Dokter Sebut Klaster Lebaran

PortalMadura.Com, Pamekasan – Pasien Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, terus bertambah. Terbaru, ada 8 orang yang dinyatakan positif terkonfirmasi virus asal Wuhan Cina tersebut tertanggal 16 Juni 2020.

Delapan pasien Covid-19 baru tersebut masing-masing berinisial A (52) asal Kecamatan Pademawu, inisial B (60) asal Jalan Pintu Gerbang Pamekasan, dan inisial E (28) asal Kecamatan Palengaan. Kemudian inisal W (62) Kecamatan Pamekasan meningal dunia dan inisial N (71) asal Kecamatan Pamekasan meninggal dunia.

Selain itu, ada tiga pasien baru yang menjalani isolasi mandiri di rumahnya. Masing-masing berinisial E (52), inisial L (8) dan inisial Y (21), ketiganya merupakan asal Kecamatan Pamekasan.

“Ini klaster lebaran, saya kan sudah bilang dulu. Sebelum lebaran saya sudah ngomong, setelah lebaran dua minggu sampai sebulan itu akan meledak, buktinya,” ujar Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 RSUD Dr. Slamet Martodirdjo Pamekasan, dr. Syaiful Hidayat saat dikonfirmasi PortalMadura.Com.

Menurutnya, saat lebaran Idul Fitri lalu masyarakat tidak mengikuti anjuran sesuai protokol kesehatan, misalnya memakai masker, sering cuci tangan, jarak jarak dan menghindari kerumunan. Tindakan itulah yang menyebabkan tambahan pasien positif Covid-19 di bumi Gerbang Salam terus bertambah.

“Makanya kan dilarang mudik, ini terbukti kan?. Orang Madura terkenal ngeyel, bahkan banyak orang tidak percaya Covid-19, ini faktornya juga,” tandasnya.

Dia berharap masyarakat dapat mengikuti protokol kesehatan dan anjuran pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Sebab, masyarakat yang berperan penting dalam penanganan masalah tersebut.

“Kalau dokter dan tenaga kesehatan itu hanya bagian hilirnya saja, kalau hulunya tidak menjaga ya bagaimana, kapan berhentinya, ya tidak akan sanggup,” tegasnya.

Selasa (16/6/2010), kasus Covid-19 di Kabupaten Pamekasan berjumlah 70 orang. Dengan rincian, 39 dirawat, 14 orang sembuh dan 17 orang dinyatakan meninggal dunia. Sementara jumlah pasien dalam pengawasan berjumlah 83 orang.(*)

Penulis : Marzukiy
Editor : Raudatul Fitrah
Tirto.ID
Loading...

Komentar