Pawang Hujan Gagal, Lokasi Festival Paralayang Dikepung Kabut dan Cuaca Buruk

Avatar of PortalMadura.com
Pawang Hujan Gagal, Lokasi Festival Paralayang Dikepung Kabut dan Cuaca Buruk
Bukit Lanjari, Desa Soddara, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep ditutupi kabut tebal (@portalmadura.com)

PortalMadura.Com, Sumenep – Lokasi festival paralayang di Bukit Lanjari, Desa Soddara, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dikepung kabut tebal dan cuaca buruk, Jumat (27/5/2022).

Sejak pukul 13.30 WIB, kabut mulai menyelimuti bukit dan jarak pandang terbatas. Angin kencang dan gumpalan awan hitam tepat berada di atas lokasi peresmian venue Paralayang Jokotole.

Pada pukul 13.45 WIB, hujan mulai turun dan suara petir bersahut-sahutan. Meski hujan deras, serangkaian acara yang dihadiri Bupati Sumenep Achmad Fauzi tetap berlangsung.

Salah seorang panitia, Ahmad Suhalis mengatakan, pihaknya sudah berusaha menggunakan jasa pawang hujan agar pelepasan atlet paralayang dapat terbang, namun Yang Maha Kuasa berkehendak lain.

Baca Juga:  MH Said Abdullah Berharap Megawati Umumkan Mbak Puan Calon Presiden 2024

“Pawang hujan sudah kita siapkan, tapi ya begini situasinya. Ini kuasa Allah. Tapi, acara tetap harus berlangsung,” katanya.

Ia yang juga Ketua BUMDes Sataretan Desa Soddara menjelaskan, pada peresmian venue Paralayang Jokotole oleh bupati dijadwalkan akan ada pelepasan atlet paralayang jika cuaca bersahabat.

“Angin kurang bersahabat atau mendung saja, apalagi hujan, atlet paralayang tidak bisa terbang,” ujarnya.

Meski diguyur hujan deras, serangkaian acara peresmian venue Paralayang Jokotole di Puncak Lanjari Desa Soddara tetap berlangsung.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi dan Forkopimda serta sejumlah pejabat di lingkungan pemerintah Kabupaten Sumenep tampak hadir.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.